Mahendra, Dyan Putra (2021) EVALUASI PENERAPAN K3 (KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA) PADA PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG SGLC (SMART AND GREEN LEARNING CENTER) UNIVERSITAS GAJAH MADA. S1 thesis, Universitas Atma Jaya Yogyakarta.

Text (Dyan Putra Mahendra)
170216879_Bab 0.pdf

File Pdf (780kB)
Text
170216879_Bab 1.pdf

File Pdf (188kB)
Text
170216879_Bab 2.pdf

File Pdf (235kB)
Text
170216879_Bab 3.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (193kB)
Text
170216879_Bab 4.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (320kB)
Text
170216879_Bab 5.pdf

File Pdf (259kB)

Abstract

Pembangunan proyek konstruksi memiliki risiko yang tinggi terhadap
kecelakaan kerja. Salah satu penyebab kecelakaan kerja yaitu kurangnya kesadaran
dalam menerapkan standart manajemen K3 (Keselamatan Kesehatan Kerja).
Kurangnya kesadaran dalam menerapkan K3 dapat memberikan suatu risiko yang
besar terhadap pekerja dan juga terhadap produktivitas serta biaya dari proyek
konstruksi tersebut. Oleh karena hal tersebut, keselamatan kerja merupakan aspek
yang harus dievaluasi serta diperbaiki. Pada penelitian ini penulis akan membahas
mengenai evaluasi penerapan K3 dengan menggunakan metode HIRARC (Hazard
Identification, Risk Asisment, & Risk Control) pada proyek pembangunan Gedung
SGLC Universitas Gajah Mada Yogyakarta. Metodologi penelitian yang digunakan
yaitu dengan mempelajari studi literatur yang ada, melakukan pengambilan data di
lapangan dengan melakukan wawancara kepada para pekerja yang menjadi
informan. Dari data hasil wawancara tersebut, terdapat 4 pekerjaan dengan smber
bahaya yang kemudian dapat dilakukan identifikasi bahaya yang mungkin terjadi
dari tiap pekerjaan. Dari data responden kuisioner dapat dilakukan suatu pengujian
validitas dan reliabilitas. Hasil dari pengujian validitas pada semua item pertanyaan
dinyatakan valid dan dari pengujian reliabilitas dinyatakan reliabel atau konsisten.
Setelah mengetahui identifikasi bahaya dari tiap pekerjaan, dilakukan suatu analisa
tingkat kemungkina (probability) dan tingkat keparahan (severity). Terdapat 1
variabel dengan tingkat risiko tinggi (high risk) yaitu pada pemasangan bekisting
dengan identifikasi bahaya terjatuh dari ketinggian, 18 variabel dengan tingkat
risiko sedang (medium risk), dan 2 variabel dengan tingkat risiko rendah (low risk).
Pengendalian risiko tersebut dapat dilakukan dengan meminimalkan atau
menghilangkan terjadinya risiko tersebut dengan melakukan pengendalian pada
sumber bahaya.

Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: proyek konstruksi, K3, HIRARC, probability, severity.
Subjects: Sipil > Manajemen Konstruksi
Sipil > Manajemen Konstruksi
Divisions: Fakultas Teknik > Program Studi Teknik Sipil
Date Deposited: 06 Oct 2022 02:14
Last Modified: 06 Oct 2022 02:14
URI: https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/27581

Actions (login required)

View Item
View Item