Mana, Theodore Navy Himawan Meko (2021) ANALISIS PENGARUH PENAMBAHAN GETAH KARET TERHADAP STABILITAS PADA CAMPURAN ASPHALT CONCRETE - WEARING COURSE (AC-WC). S1 thesis, Universitas Atma Jaya Yogyakarta.

Text (Theodore Navy Himawan Meko Mana)
170216858_Bab 0.pdf

File Pdf (2MB)
Text
170216858_Bab 1.pdf

File Pdf (145kB)
Text
170216858_Bab 2.pdf

File Pdf (134kB)
Text
170216858_Bab 3.pdf

File Pdf (345kB)
Text
170216858_Bab 4.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (594kB)
Text
170216858_Bab 5.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (717kB)
Text
170216858_Bab 6.pdf

File Pdf (329kB)

Abstract

Meningkatnya populasi masyarakat di Indonesia menyebabkan perkembangan
pembangunan infrasturktur jalan meningkat juga. Guna menunjang aktivitas
masyarakat,
pembangunan infrastruktur tersebut harus memiliki perkerasan jalan
yang baik. Perkerasan yang sering digunakan di Indonesia adalah perkerasan lentur
salah satunya perkerasan lentur lapis aspal beton (laston) / asphalt concrete.
Indonesia merupakan negara yang menghasilkan produksi karet terbesar didunia
setelah Thailand. Produksi karet alam ini sekitar 3,2
juta ton dengan lahan
perkebunan sekitar 3,4 juta hektar.
Getah
Karet merupakan hasil distilasi/penyulingan dari getah pohon karet.
Penggunaan bahan tambah getah
karet diharapkan dapat memberikan sumbangan
inovasi pada bahan tambah pekerasan jalan yang alami, mudah didapat, dan ramah
lingkungan bagi konstruksi perkerasan jalan.
Penelitian ini dilakukan dengan cara mem
buat sampel benda uji dengan variasi
kadar aspal yaitu 4,5%,
5,0%, 5,5%, 6,0%, dan 6,5% dari berat benda uji untuk
menentukan kadar aspal optimum dengan masing-masing varian dibuat 3 benda uji.
Dan variasi kadar getah karet 0%, 1,5%, 2,0%, 2,5%, dan 3,0 % dimana kadar getah
karet 0% dijadikan acuan untuk pengaru
h stabilitas kadar getah karet terhadap
campuran asphalt wearing course (AC-WC). Dengan masing-masing varian dibuat
3 benda uji Aspal yang digunakan adalah aspal Pertamina dengan penetrasi 60/70
dan filler ya

Hasil uji kinerja karakteristik marshall yang optimum didapat pada kadar aspal
5,7%
dengan penambahan filler cement 2% dan kadar getah karet 2% dengan
suhu perendaman 60°C dengan waktu perendaman selama 30 menit. Hasil yang
didapatkan dari nilai Voids in Mix (VIM) 3,05%, nilai Voids in Mineral
Agreggate (VMA) 16,43%, nilai density 2,239 gr/cc, nilai Voids Filled Bitumen
(VFB) 81,46%, nilai Stabilitas 2.750 kg, nilai Flow 3,63 mm, dan nilai Marshall
Quotient (MQ) 757,576 kg/mm. Penambahan getah karet berpengaruh
terhadap nilai karakteristik Marshall Stabilitas, density, Flow, Voids Filled
Bitumen (VFB), dan Marshall quotient (MQ).

Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: Laston, Asphalt Concrete – Wearing Course, AC-WC, filler cement, Getah Karet, Karakteristik Marshall, Stabilitas
Subjects: Sipil > Transportasi
Sipil > Transportasi
Divisions: Fakultas Teknik > Program Studi Teknik Sipil
Date Deposited: 06 Oct 2022 02:09
Last Modified: 06 Oct 2022 02:09
URI: https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/27580

Actions (login required)

View Item
View Item