Setiawan, Risky (2021) ANALISIS KINERJA STRUKTUR PADA DESAIN GEDUNG DIAGNOSTIC CENTER RUMAH SAKIT PANTI RAHAYU DENGAN DILATASI. S1 thesis, Universitas Atma Jaya Yogyakarta.
170216786_Bab 0.pdf
File Pdf (384kB)
170216786_Bab 1.pdf
File Pdf (428kB)
170216786_Bab 2.pdf
File Pdf (223kB)
170216786_Bab 3.pdf
File Pdf (859kB)
170216786_Bab 4.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (157kB)
170216786_Bab 5.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (1MB)
170216786_Bab 6.pdf
File Pdf (203kB)
Abstract
Salah satu perencanaan struktur dengan tahan gempa dapat menggunakan
metode seismic performance based design atau dengan cara mendesain struktur
berdasarkan performa akibat beban seisimik, dengan melakukan desain berdasarkan
kinerja struktur diharapkan menekankan pada penyelamatan jiwa serta aspek
ekonomis bangunan dengan menggunakan cara inelastik sehingga menyatakan
perilaku nonlinier struktur secara eksplisit. Selain itu kinerja struktur dapat
digunakan untuk mengetahui perilaku struktur akibat beban seisimik guna
mengevaluasi sistem struktur yang ada.
Keamanan dari struktur gedung diagnostic center Rumah Sakit Panti
Rahayu dapat dievaluasi menggunakan level kinerja layan, level kinerja ultimit dan
level kinerja berdasarkan ATC-40. Pada penentuan level kinerja batas layan dan
batas ultimit struktur digunakan perarturan berdasarkan SNI 1726:2002 dan SNI
1726:2019, sedangkan untuk penentuan nilai kinerja menggunakan ATC-40
berdasarkan titik performa pada grafik ADRS. Kurva ADRS ini berisi hubungan
antara kurva kapasitas dan kurva demand, dari kurva pushover dapat digunakan
untuk menentukan nilai daktilitas struktur. Dengan melakukan analisis kinerja
struktur tersebut dapat diketahui apakah bangunan aman terhadap beban gempa
yang direncanakan.
Dengan adanya evaluasi kinerja struktur serta melihat terbentuknya sendi
plastis dan level kinerja dari bangunan tersebut, dapat direncanakan struktur yang
efisien. Pada penelitian gedung diagnostic center bagian A dan B nilai batas layan
dan ultimit dari yang diijinkan tidak terlampaui, jadi pada saat gempa rencana
terjadi struktur masih masuk kedalam tingkatan aman. Dari titik performa gedung
A dan B nilai performance point masih lebih tinggi dibanding gaya geser dasar
rencana yang diakibatkan oleh beban gempa, untuk rasio perpindahan maksimum
akibat beban gempa dengan tinggi maksimal gedung nilainya masih dibawah 0,01
yang berarti kinerja struktur gedung masuk dalam level Immeddiate Occupancy.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Capacity Spektrum Method, Dilatasi struktur, Kinerja batas layan |
| Subjects: | Sipil > Struktur Sipil > Struktur |
| Divisions: | Fakultas Teknik > Program Studi Teknik Sipil |
| Date Deposited: | 05 Oct 2022 02:34 |
| Last Modified: | 05 Oct 2022 02:34 |
| URI: | https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/27564 |
