Priambodo, Bonaventura Jangkung (2021) PENGARUH SUBSTITUSI STEEL SLAG DENGAN PENAMBAHAN SERAT SELULOSA ALAMI DEDAK PADI PADA CAMPURAN ASPAL STONE MATRIX ASPHALT (SMA). S1 thesis, Universitas Atma Jaya Yogyakarta.

Text (Bonaventura Jangkung Priambodo)
170216701_Bab 0.pdf

File Pdf (721kB)
Text
170216701_Bab 1.pdf

File Pdf (223kB)
Text
170216701_Bab 2.pdf

File Pdf (183kB)
Text
170216701_Bab 3.pdf

File Pdf (603kB)
Text
170216701_Bab 4.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (505kB)
Text
170216701_Bab 5.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (684kB)
Text
170216701_Bab 6.pdf

File Pdf (210kB)

Abstract

Steel slag merupakan produk limbah yang berasal dari pengolahan industri
pengecoran logam. Steel slag memiliki bentuk fisik hampir serupa dengan batuan
atau kerikil alam. Dengan adanya limbah tersebut dapat dimanfaatkan menjadi
beberapa alternatif inovasi, salah satu halnya yaitu pemanfaatan steel slag menjadi
bahan substitusi pada lapis perkerasan jalan.
Stone Matrix Asphalt (SMA) merupakan lapis perkerasan yang
menggunakan gradasi senjang dengan tambahan serat selulosa di dalamnya. Lapis
perkerasaan ini cocok digunakan pada jalan yang menampung beban lalu lintas
berat. Dalam penelitian ini steel slag akan digunakan sebagai bahan substitusi
terhadap agregat kasar pada lapis aspal Stone Matrix Asphalt (SMA) dengan
penambahan serat selulosa alami berupa dedak padi sebesar 0,3%. Tujuan dari
penelitian ini yaitu mengetahui pengaruh kelayakn substitusi steel slag terhadap
agregat kasar pada lapis aspal Stone Matrix Asphalt (SMA) terhadap parameter
marshall. Kadar aspal optimum merupakan kadar yang akan digunakan ke dalam
variasi substitusi steel slag. Variasi prosentase aspal yang digunakan dalam
penentuan kadar aspal optimum antara lain 5,5%, 6%, 6,5%, 7%, dan 7,5%. Dan
untuk kadar aspal optimum yang didapatkan yaitu 6,4%. Variasi prosentase
substitusi steel slag terhadap agregat kasar yaitu 0%, 25%, 50%, 75%, dan 100%.
Hasil dari substitusi steel slag terhadap agregat kasar yaitu nilai kepadatan
mengalain peningkatan seiring bertambahnya kadar steel slag, nilai VIM
mengalami penurunan, nilai VMA mengalami peningkatan, nilai VFB mengalami
peningkatan, stabilitas mengalami penurunan, dan nilai kelelehan mengalami
penurunan. Pada nilai VIM di tiap kadar steel slag tidak ada yang memenuhi batas
persyaratan, sehingga tidak ditemukan kadar steel slag optimum pada penelitian
ini.

Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: Steel slag, Stone Matrix Asphalt (SMA), Kadar Aspal Optimum, Parameter Marshall.
Subjects: Sipil > Transportasi
Sipil > Transportasi
Divisions: Fakultas Teknik > Program Studi Teknik Sipil
Date Deposited: 05 Oct 2022 02:01
Last Modified: 05 Oct 2022 02:01
URI: https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/27560

Actions (login required)

View Item
View Item