Rayhan, Yohan (2022) ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MINAT PENGGUNAAN FINANSIAL TEKNOLOGI (FINTEK) PADA LAYANAN PINJAMAN ONLINE. S1 thesis, Universitas Atma Jaya Yogyakarta.
205303367_bab 0.pdf
File Pdf (386kB)
205303367_bab 1.pdf
File Pdf (221kB)
205303367_bab 2.pdf
File Pdf (360kB)
205303367_bab 3.pdf
File Pdf (271kB)
205303367_bab 4.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (507kB)
205303367_bab 5.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (448kB)
205303367_bab 6.pdf
File Pdf (292kB)
Abstract
Finansial Teknologi (FinTek) adalah salah satu inovasi layanan keuangan,
salah satu layanan fintek adalah peer-to-peer (p2p) lending. P2p lending adalah
pemanfaatan teknologi dimana pemberi pinjaman (lender) dan penerima pinjaman
(borrower) dapat melakukan transaksi pinjam-meminjam tanpa harus bertemu
langsung, contoh dari p2p lending adalah Paylater. Permasalahan yang terjadi
adalah penyelenggara p2p lending terus menurun dari tahun 2020 yang sebanyak
160 penyelengara menjadi 102 pada tahun 2022, dikarenakan modal yang harus
disetor dan pemanfaatan p2p lending yang belum teroptimalisasi dalam hal layanan
kepada pengguna, maka penyelenggara p2p lending harus memahami perilaku
konsumen dengan cara melihat faktor-faktor yang mempengaruhi minat
penggunaan p2p lending.
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang dapat
mempengaruhi minat menggunakan aplikasi p2p lending dengan mengadopsi teori
Technology Acceptance Model 2 (TAM2) dengan tambahan variabel perceived risk
untuk mengoptimalisasikan layanan penyelenggara p2p lending. Responden yang
digunakan dalam penelitian ini berjumlah 342 responden yang dikumpulkan dengan
bantuan kuesioner secara online dengan bantuan google forms. Data yang telah
dikumpulkan dianalisis menggunakan structural equation modelling (SEM) dengan
bantuan software excel, SPSS versi 26, dan AMOS.
Berdasarkan hasil penelitian, faktor-faktor yang berpengaruh secara
langsung dan signifikan terhadap niat menggunakan adalah faktor perceived
usefulness (PU), dan perceived risk (PR) sedangkan faktor yang berpengaruh
signifikan secara tidak langsung adalah faktor subjective norms (SN) dengan
perceived usefulness (PU) sebagai mediator. Diharapkan hasil penelitian ini dapat
menjadi informasi tambahan bagi peneliti lainnya dan para penyelenggara p2p
lending dalam perumusan strategi untuk meningkatkan pengguna aplikasi p2p
lending di Indonesia.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Finansial teknologi, p2p lending, Technology Acceptance Model 2, Perceived Risk |
| Subjects: | Magister Teknik Informatika > Inovation of Computational Science |
| Divisions: | Pasca Sarjana > Magister Teknik Informatika |
| Date Deposited: | 08 Aug 2022 04:51 |
| Last Modified: | 08 Aug 2022 04:51 |
| URI: | https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/27147 |
