HULU, YOSUA NOFANOLO (2022) PERBAIKAN PROSES BISNIS PROMO MONTHLY UNIQUE BUYER ACTIVE PADA DIVISI PHYSICAL GOODS CENTRAL DI PT XYZ DENGAN PENDEKATAN DMAIC. S1 thesis, UNIVERSITAS ATMA JAYA YOGYAKARTA.

Text (YOSUA NOFANOLO HULU)
18 06 09891 0.pdf

File Pdf (552kB)
Text
18 06 09891 1.pdf

File Pdf (207kB)
Text
18 06 09891 2.pdf

File Pdf (448kB)
Text
18 06 09891 3.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (279kB)
Text
18 06 09891 4.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (176kB)
Text
18 06 09891 5.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (335kB)
Text
18 06 09891 6.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (336kB)
Text
18 06 09891 7.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (807kB)
Text
18 06 09891 8.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (426kB)
Text
18 06 09891 9.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (958kB)
Text
18 06 09891 10.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (1MB)
Text
18 06 09891 11.pdf

File Pdf (644kB)

Abstract

PT. XYZ merupakan perusahaan yang bergerak pada bidang e-commerce. Jenis
pemasaran yang digunakan oleh PT. XYZ dalam menarik minat belanja konsumen
adalah pemberian promo. Melihat masih terjadinya error promo belanja di aplikasi
membuat PT. XYZ ingin melakukan evaluasi sistem pengerjaan promo Monthly
Unique Buyer Active dalam menurunkan tingkat risiko kegagalan dalam sistem.
Pada dasarnya, penyebab error promo tersebut disebabkan oleh keterbatasan
panduan dan sistem kerja, kompetensi pekerja serta internal tools dalam
perusahaan. Berdasarkan diskusi bersama dengan stakeholder, perbaikan proses
bisnis merupakan hal critical yang harus diprioritaskan terlebih dahulu karena
belum adanya dokumentasi dan standar kerja yang baku dalam sistem pengerjaan
promo melalui implementasi solusi pendekatan Six Sigma-DMAIC (Define,
Measure, Analyze, Improve, Control).
Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, ditemukan terdapat 17 potensi
kegagalan dalam sistem. Masing-masing potensi kegagalan dianalisis tingkat
resikonya dan ditemukan total nilai risiko dalam RPN (Risk Priority Number)
sebesar 1335. Setelah dianalisis lebih lanjut, ditetapkan 10 prioritas kegagalan
yang memberikan kontribusi error dalam sistem. Perbaikan yang dilakukan
berdasarkan analisis akar penyebab ialah perancangan peta proses bisnis yang
menghasilkan 79 aktivitas value adding, 62 aktivitas business adding dan 0
aktivitas non-value adding. Dalam mengontrol perbaikan ini, dirancang
operasional standar, instruksi kerja dan lembar pengecekan. Hasil perbaikan
secara keseluruhan telah menurunkan tingkat risiko kegagalan menjadi 803. Hasil
dalam penelitian dilakukan berdasarkan kondisi perusahaan saat ini. Oleh karena
itu diperlukan adanya penerapan six sigma secara berkala untuk dapat
mengakomodasi solusi terbaik sesuai dengan kondisi terbaru dalam perusahaan.

Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: proses bisnis, Six Sigma, DMAIC, RPN, risiko kegagalan proses
Subjects: Teknik Industri > Sistem Kerja
Divisions: Fakultas Teknologi Industri > Teknik Industri
Date Deposited: 23 May 2022 02:14
Last Modified: 23 May 2022 02:14
URI: https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/26891

Actions (login required)

View Item
View Item