RAMADHANI, NADA BARINA (2022) Konstruksi Stigma Sosial Masyarakat Korea Selatan Terhadap Orang Dengan Mental Illness (Analisis Semiotika Stigma Sosial dalam Drama Korea “It’s Okay to Not Be Okay (2020)”). S1 thesis, UNIVERSITAS ATMA JAYA YOGYAKARTA.

Text (NADA BARINA RAMADHANI)
170906286 0.pdf

File Pdf (594kB)
Text
170906286 1.pdf

File Pdf (713kB)
Text
170906286 2.pdf

File Pdf (307kB)
Text
170906286 3.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (998kB)
Text
170906286 4.pdf

File Pdf (748kB)

Abstract

Film dengan berbagai jenisnya dalam proses pembuatannya dapat mengambil
realita-realita yang nyata terjadi di masyarakat sebagai inspirasi, termasuk Drama
Korea. Korea menjadi salah satu negara yang angka penderita mental illness-nya
tinggi. 1 dari 10 orang dewasa di Korea Selatan memiliki riwayat gangguan
mental. Namun, perlakuan terhadap orang dengan mental illness di negara
tersebut dinilai tidak baik. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang
akan melihat konstruksi stigma sosial dari masyarakat terhadap orang dengan
mental illness dalam drama “It’s Okay to Not Be Okay (2020)” dengan
menggunakan analisis semiotika Roland Barthes.
Berdasarkan hasil penelitian, orang dengan mental illness di Korea Selatan
dikonstruksikan selalu mendapat perlakuan buruk dari masyarakatnya atau stigma
sosial. Hal ini disebabkan mitos-mitos yang dipercayai oleh masyarakat Korea
Selatan yang berkaitan dengan kondisi kesehatan mental. Mitos-mitos tersebut
diantaranya, orang dengan mental illness adalah orang abnormal, merepotkan, aib
bagi keluarga, tidak dapat memenuhi keinginan orang tua atau berbakti, gagal dan
buruk atau problematik.

Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: Stigma sosial, mental illness, Drama Korea
Subjects: Komunikasi > Kajian Media
Divisions: Fakultas ISIP > Ilmu komunikasi
Date Deposited: 17 May 2022 06:40
Last Modified: 17 May 2022 06:40
URI: https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/26789

Actions (login required)

View Item
View Item