DAUS, YULIUS (2010) PERANCANGAN STRUKTUR ATAS GEDUNG PARKIR MENARA KUNINGAN JAKARTA. S1 thesis, UAJY.

Text (Halaman Judul)
0TS11809.pdf

File Pdf (3MB)
Text (Bab I)
1TS11809.pdf

File Pdf (50kB)
Text (Bab II)
2TS11809.pdf

File Pdf (106kB)
Text (Bab III)
3TS11809.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (1MB)
Text (Bab IV)
4TS11809.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (764kB)
Text (Bab V)
5TS11809.pdf

File Pdf (49kB)

Abstract

Dalam merencanakan bangunan khususnya bangunan bertingkat tinggi
diharapkan memenuhi syarat-syarat dan peraturan yang berlaku seperti kekuatan
konstruksinya, kekakuan, kestabilan serta keamanannya sehingga struktur tidak
mengalami kegagalan. Dalam Tugas Akhir ini, penulis mempelajari bagaimana
merancang elemen-elemen struktur dengan beton konvensional pada bangunan
Gedung Pakrkir Menara Kuningan Jakarta, agar gedung tersebut mampu
mendukung beban-beban yang bekerja secara aman.
Gedung Parkir Menara Kuningan Jakarta terdiri dari 14 lantai dengan
mempunyai ketinggian lantai tipikal untuk Gedung Parkir, yaitu 3 m. dan lantai
diatasnya yang berupa Functional Hall yaitu 4 m, sedangkan Machine Room
dengan tinggi lantai 3 m. Bangunan terletak di wilayah gempa 3 pada lapisan
tanah keras, serta direncanakan dengan daktilitas parsial dan menggunakan Sistem
Rangka Pemikul Momen Menengah. Pada perancangan ini struktur bangunan
yang ditinjau struktur yang meliputi : plat, balok non prategang, kolom, dinding
geser dan ramp. Mutu beton yang digunakan f’c = 35 MPa untuk pelat dan balok
serta f’c = 45 MPa untuk kolom dan dinding geser. Mutu baja 240 MPa untuk
tulangan yang berdiameter kurang dari atau sama dengan 12 mm, dan mutu baja
400 MPa untuk tulangan yang berdiameter lebih dari 12 mm. Beban-beban yang
dianalisis meliputi beban gravitasi yang terdiri dari beban mati, beban hidup dan
beban lateral berupa beban gempa. Perancangan dilakukan dengan konsep desain
kapasitas yang mengacu pada SNI 03-2847-2002 dan SNI 03-1726-2002.
Hasil perencanaan struktur yang diperoleh pada tugas akhir ini berupa
momen, gaya aksial, dan gaya geser yang akan digunakan untuk merencanakan
jumlah, jarak dan dimensi tulangan, misalnya pada Parkir Lantai 9 yang
mempunyai dimensi kolom no C13 800/800 mm dengan menggunakan tulangan
pokok 24D25, dan tulangan sengkang D13–125 di sepanjang sendi plastis dan
P13-250 diluar daerah sendi plastis kolom. Dimensi balok no 31 lantai Functional
Hall 1 400/600 mm dengan menggunakan tulangan pokok atas 11D19 dan
tulangan pokok bawah 7D19 pada daerah tumpuan serta tulangan pokok atas
9D19 dan tulangan pokok bawah 5D19 pada daerah lapangan, sedangkan tulangan
sengkang menggunakan 3P12-100 pada daerah sendi plastis dan 3P12-150 di luar
daerah sendi plastis. Pelat lantai dengan dimensi lebar 4,25 m dan panjang 8 m
tebal 150 mm digunakan tulangan pokok daerah tumpuan P10 - 50 dan susut P10 -
250 untuk arah X dan daerah lapangan tulangan pokok P10-75 dan tulangan susut
P10-250 pada arah Y. Plat 1 arah ukuran 8 m x 2 m digunakan tulangan pokok
P10-250 untuk tumpuan dan lapangan tulangan susut P10-250

Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: sistem rangka pemikul momen menengah, daktilitas parsial, dinding geser, balok, kolom, plat
Subjects: Sipil > Struktur
Sipil > Struktur
Divisions: Fakultas Teknik > Program Studi Teknik Sipil
Date Deposited: 26 Jun 2013 13:00
Last Modified: 26 Jun 2013 13:00
URI: https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/2569

Actions (login required)

View Item
View Item