Porat, Dionisius F. (2009) ANALISIS SIMPANG BERSINYAL PADA SIMPANG TIGA MAGUWOHARJO YOGYAKARTA. S1 thesis, UAJY.
0TS11778.pdf
File Pdf (111kB)
1TS11778.pdf
File Pdf (236kB)
2TS11778.pdf
File Pdf (146kB)
3TS11778.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (551kB)
4TS11778.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (71kB)
5TS11778.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (714kB)
6TS11778.pdf
File Pdf (57kB)
Abstract
Simpang antara Jalan Laksda Adisucipto dengan Jalan Ring Road Utara
Jogjakarta berada pada wilayah Desa Maguwoharjo Kecamatan Depok Kabupaten
Sleman DIY. Simpang ini menghubungkan Kota Yogyakarta dengan kota-kota lain di
sebelah timurnya diantaranya Klaten, Solo, Sragen, Surabaya.. Hal ini menyebabkan
terjadinya pergerakan arus lalu lintas setiap harinya dari wilayah bagian timur ke barat
atau sebaliknya. Meningkatnya jumlah kendaraan terutama pada jam-jam sibuk
menyebabkan terjadinya peningkatan konflik di daerah persimpangan seperti terjadinya
peningkatan panjang antrian, peningkatan kapasitas jalan dan bertambahnya nilai derajat
kejenuhan. Kondisi seperti ini terjadi pada Simpang Tiga Bersinyal Maguwoharjo, yang
merupakan simpang utama sebagai titik penghubung Kota Yogyakarta dengan kota-kota
di sebelah timurnya.
Penelitian dilakukan dengan melakukan pengukuran awal untuk mengambil data
lebar pendekat pada simpang-simpang tersebut dan pengukuran untuk mencari penjang
antrian yang dilakukan setiap 5 meter. Data yang diambil adalah semua jenis kendaraan
yang melewati simpang baik kendaraan yang belok kiri, lurus maupun belok kanan, serta
besarnya panjang antrian. Penelitian dilakukan selama 3 hari yaitu pada hari Senin, Rabu,
dan Sabtu. Waktu pengamatan yang diambil dalam penelitian ini adalah pada pagi hari
pukul 06.30-08.00 WIB, siang hari pukul 12.30.14.00 WIB, dan sore hari pukul 16.30-
18.00 WIB. Data-data yang diperoleh kemudian diolah dengan menggunakan Metode
MKJI 1997.
Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan, menurut perhitungan MKJI 1997
terdapat simpang yang derajat kejenuhannya melebihi syarat. Untuk mengatasi hal
tersebut, dilakukan 3 (tiga) alternatif desain. Alternatif I yaitu dengan penambahan waktu
hijau, alternatif II dengan melakukan perubahan geometrik jalan berupa penambahan
lebar efektif (We) lengan simpang, dan altenatif III dengan penambahan lebar efektif
diikuti penambahan waktu hijau. Dari ketiga alternatif yang dilakukan, yang memiliki
hasil perhitungan terbaik dan dipandang baik untuk diterapkan pada kondisi simpang
empat tersebut adalah alternatif III yang memiliki nilai DS < 0,75 dan NS < 1 , memenuhi
syarat MKJI 1997.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | simpang bersinyal, panjang antrian, kapasitas, derajat kejenuhan dan angka henti |
| Subjects: | Sipil > Transportasi Sipil > Transportasi |
| Divisions: | Fakultas Teknik > Program Studi Teknik Sipil |
| Date Deposited: | 26 Jun 2013 12:54 |
| Last Modified: | 26 Jun 2013 12:54 |
| URI: | https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/2568 |
