Leba, Laurensius Adriano Lebe (2010) Master Plan Bandara Helikopter (heliport) Di Kabupaten Sikka, Flores, Nusa Tenggara Timur. S1 thesis, UAJY.

Text (Halaman Judul)
0TS11012.pdf

File Pdf (251kB)
Text (Bab I)
1TS11012.pdf

File Pdf (430kB)
Text (Bab II)
2TS11012.pdf

File Pdf (84kB)
Text (Bab III)
3TS11012.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (1MB)
Text (Bab IV)
4TS11012.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (51kB)
Text (Bab V)
5TS11012.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (2MB)
Text (Bab VI)
6TS11012.pdf

File Pdf (5MB)

Abstract

Kabupaten Sikka merupakan salah satu kabupaten yang berada pada Pulau
Flores Propinsi Nusa Tenggara Timur. Kondisi geografis Pulau Flores yang berupa
perbukitan dan pegunungan serta merupakan daerah kepulauan membuat jarak
transportasi antara kabupaten dan pulau yang satu dengan kabupaten dan pulau
lainnya sangat jauh. Transportasi darat dan laut yang ada saat ini kurang maksimal
meskipun telah didukung transportasi udara oleh pesawat terbang, oleh karena itu
dibutuhkan transportasi udara yang baru seperti helikopter serta bandara helikopter
(heliport) yang mendukung aktifitas helikopter untuk dapat beraktifitas menjangkau
setiap pulau dan kecamatan, bahkan daerah – daerah yang terpencil.
Dalam studi perencanaan ini variabel yang dianalisis adalah rencana induk
bandara helikopter (heliport) yang meliputi sisi darat dan udara. Perencanaan master
plan bandara mengacu pada jumlah pulau, jumlah kecamatan dan letak geografis dari
Pulau Flores yang berada pada Propinsi Nusa Tenggara Timur. Perencanaan pada sisi
udara ditinjau dari karakteristik helikopter yang akan digunakan, sedangkan pada sisi
darat ditinjau fasilitas yang akan direncanakan yaitu terminal dan fasilitas lainnya.
Hasil analisis menunjukan bahwa untuk merencanakan master plan bandara
helikopter di Kabupaten Sikka yang akan melayani 14 tujuan penerbangan dengan
menggunakan 3 (Tiga) unit helikopter Sikorsky S-61N membutuhkan dimensi final
approach and takeoff area (FATO) dengan panjang 200 feet (60,96 m), lebar 124 feet
(37,8 m), touchdown and liftoff area (TLOF) dengan panjang 73 feet (22,25 m), lebar
73 feet (22,25 m), jarak antara touchdown and liftoff area (TLOF) terhadap final
approach and takeoff area (FATO) 25,5 feet (7,7 m), safety area 30 feet (9 m),
taxiway and taxi routes dengan taxiways ground operations 102 feet (31 m), lebar
taxiway pavement 30 feet (9 m), parking area dengan lebar 62 feet (19 m), jarak
aman 30 feet (9 m), jarak aman minimum antara parking area terhadap bangunan
terminal adalah 50 feet (15,24 m) dan digunakan 3 (Tiga) buah Parking area. Luas
terminal penumpang 930 m

Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: master plan, final approach and takeoff area (FATO), touchdown and liftoff area (TLOF), taxiway and taxi routes, Parking area, terminal, parkiran.
Subjects: Sipil > Transportasi
Sipil > Transportasi
Divisions: Fakultas Teknik > Program Studi Teknik Sipil
Date Deposited: 26 Jun 2013 09:32
Last Modified: 26 Jun 2013 09:32
URI: https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/2532

Actions (login required)

View Item
View Item