Setiawan, Calvin Indra (2021) PENENTUAN KUANTITAS PEMBELIAN PRODUK DI TOKO RENI JAYA. S1 thesis, Universitas Atma Jaya Yogyakarta.

Text (Calvin Indra Setiawan)
170609251_bab 0.pdf

File Pdf (332kB)
Text
170609251_bab 1.pdf

File Pdf (147kB)
Text
170609251_bab 2.pdf

File Pdf (337kB)
Text
170609251_bab 3.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (211kB)
Text
170609251_bab 4.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (178kB)
Text
170609251_bab 5.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (401kB)
Text
170609251_bab 6.pdf

File Pdf (160kB)

Abstract

Persediaan adalah salah satu faktor penting dalam menjalankan usaha. Hal
tersebut dikarenakan persediaan dapat mempengaruhi besarnya biaya yang
diperlukan oleh suatu usaha. Apabila persediaan yang dimiliki oleh suatu usaha
terlalu banyak, maka akan terjadinya penumpukan produk yang mengakibatkan
biaya simpan meningkat. Jika persediaan yang dimiliki tidak cukup, maka usaha
tersebut mengalami kehilangan keuntungan dan kehilangan kepercayaan
konsumen dalam pemenuhan kebutuhan. Berdasarkan dampak tersebut, maka
pengelolaan persediaan harus diperhatikan dengan baik dengan tujuan untuk
meminimasi dampak buruk yang timbul. Penelitian akan dilakukan pada Toko Reni
Jaya yang berlokasi di Kalimantan. Permasalahan yang dialami oleh pemilik
adalah terjadinya penumpukan produk di dalam gudang. Hal ini terjadi karena
dalam tahap pemesanan, pemilik hanya melakukan perkiraan berdasarkan
pengalaman. Tujuan dari penelitian ini adalah mencari waktu yang tepat untuk
melakukan pemesanan kembali setelah produk di dalam gudang mendekati tingkat
reorder point.
Peneliti menggunakan lima metode persediaan yaitu EOQ, POQ, continuous
review, EOQ Multi-Item, dan EOI Multi-Item. Perhitungan yang akan dilakukan
adalah waktu pemesanan yang optimum dan perhitungan kuantitas. Kemudian
dilakukan simulasi persediaan untuk mengetahui jumlah biaya, sisa dan backorder
setiap metode. Metode yang menghasilkan total biaya terkecil dengan
mempertimbangkan minimasi sisa produk adalah metode yang optimum.
Selanjutnya akan dilakukan perhitungan ITO pada model yang terpilih untuk
mengetahui lama tinggal produk di dalam gudang.
Metode yang terpilih adalah metode Continuous Review. Pemilik dapat melakukan
pemesanan kembali ketika jumlah produk mendekati tingkat reorder point.
Tingkat Reorder point pada bantal canon sebesar 9 Unit, bantal melina sebesar
10 Unit, bantal oarland sebesar 7 Unit, guling canon sebesar 8 Unit, guling melina
sebesar 9 Unit, guing oarland sebesar 6 Unit, selimut salju sebesar 6 Unit, dan
selimut Jordan sebesar 5 Unit. Besar kuantitas pemesanan sebagai berikut: bantal
canon sebesar 23 Unit, bantal melina sebesar 22 Unit, bantal oarland sebesar 22
Unit, guling canon sebesar 18 Unit, guling melina sebesar 22 Unit, guing oarland
sebesar 22 Unit, selimut salju sebesar 22 Unit, dan selimut Jordan sebesar 22
Unit.

Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: Persediaan, EOQ, POQ, continuous review, EOQ Multi-Item, EOI Multi-Item, Simulasi Persediaan, ROP, ITO.
Subjects: Teknik Industri > Sistem Kerja
Divisions: Fakultas Teknologi Industri > Teknik Industri
Date Deposited: 07 Oct 2021 01:55
Last Modified: 07 Oct 2021 01:55
URI: https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/24896

Actions (login required)

View Item
View Item