Marpaung, Yosanni Damayanti (2021) REDESAIN KURSI LABORAN LABORATORIUM KOMPUTASI DASAR PRODI INFORMATIKA UNIVERSITAS ATMA JAYA YOGYAKARTA. S1 thesis, Universitas Atma Jaya Yogyakarta.
140608047_bab0.pdf
File Pdf (393kB)
140608047_bab1.pdf
File Pdf (139kB)
140608047_bab2.pdf
File Pdf (301kB)
140608047_bab3.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (162kB)
140608047_bab4.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (438kB)
140608047_bab5.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (350kB)
140608047_bab6.pdf
File Pdf (636kB)
Abstract
Laboratorium Komputasi Dasar merupakan salah satu ruangan laboratorium yang
sering digunakan oleh mahasiswa Teknik Informatika Universitas Atma Jaya
Yogyakarta (UAJY). Laboratorium Komputasi Dasar memiliki seorang laboran
yaitu Bapak Hendra Kriswinanta. Laboran bekerja didepan komputer selama 5-7
jam dengan menggunakan kursi yang statis. Kursi yang digunakan sekarang
memiliki banyak kekurangan, seperti tinggi kursi sudah tidak berfungsi lagi, tinggi
sandaran punggung tidak sesuai dengan postur tubuh, lebar dudukan kursi kurang
lebar, tidak terdapat sandaran tangan, busa dudukan kursi sudah menipis dan
penyok ke dalam. Dengan adanya kekurangan tersebut sering mengakibatka rasa
sakit/pegal pada bahu dan leher laboran. Maka dari itu diusulkan perancangan
ulang kursi laboran yang ergonomis sesuai dengan dimensi tubuh laboran.
Pada perancangan ulang kursi ini menggunakan metode Quality Function
Deployment (QFD) sebagai analisis keinginan pengguna terhadap kursi.
Kemudian dilanjutkan dengan pengukuran dimensi tubuh menggunakan aturan
pengukuran metode Antropometri.
Pada analisis data dimulai dengan melakukan wawancara untuk mendapatkan
keinginan pengguna. Kemudian keinginan pengguna diolah dengan menggunakan
Quality Function Deployment (QFD). Keinginan pengguna yang didapatkan
dituangkan kedalam kerangka kerja House Of Quality (HoQ). Selanjutnya kriteria
kebutuhan pengguna tersebut diterjemahkan kedalam sebuah desain kursi. Dalam
melakukan pengambilan data dimensi tubuh laboran menggunakan acuan pada
metode Antropometri. Dimensi tubuh yang diukur, yaitu Tinggi Bahu Duduk (TBD),
Tinggi Siku Duduk (TSD), Tinggi Popliteal/Lipat Lutut (TPO), Lebar Bahu (LB),
Lebar Pinggul (LP), Pantat Popliteal/Jarak dari lipat lutut ke pantat (PPO), Panjang
Lengan Bawah (PLB), Lebar Kepala (LK). Hasil pengukuran yang didapatkan
dijadikan acuan dalam menentukan ukuran kursi yang akan dirancang.
Selanjutkan dilakukan penentuan karakteristik terhadap komponen kursi dan
analisis biaya.
Hasil perancangan dari desain kursi laboran diberikan beberapa fitur, yaitu
sandaran tangan, sandaran kepala, ketinggian kursi dapat disesuaikan, dan
kemiringan sandaran punggung dapat disesuaikan. Dengan adanya usulan fitur
tersebut akan membantu laboran dalam melakukan pekerjaan tanpa merasakan
sakit/pegal pada bagian bahu dan leher. Hasil pengukuran dimensi tubuh diperoleh
TBD 68,6 cm, TSD 29,4 cm, TPO 41,7 cm, LB 48,5 cm, LP 33,1 cm, PPO 43 cm,
PLB 45,5 cm, dan LK 32,8 cm. Pada analisis biaya didapatkan hasil sebesar Rp.
1.803.934.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Keluhan bahu dan leher, Quality Function Deployment (QFD), Antropometri |
| Subjects: | Teknik Industri > Produksi |
| Divisions: | Fakultas Teknologi Industri > Teknik Industri |
| Date Deposited: | 04 Oct 2021 02:51 |
| Last Modified: | 04 Oct 2021 03:03 |
| URI: | https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/24873 |
