BAMBANG, YUSTINUS IBNU NUR (2010) PERENCANAAN PENGOPERASIAN ANGKUTAN UMUM SEMARANG – DEMAK. S1 thesis, UAJY.

Text (Halaman Judul)
0TS08897.pdf

File Pdf (362kB)
Text (Bab I)
1TS08897.pdf

File Pdf (367kB)
Text (Bab II)
2TS08897.pdf

File Pdf (642kB)
Text (Bab III)
3TS08897.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (213kB)
Text (Bab IV)
4TS08897.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (1MB)
Text (Bab V)
5TS08897.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (2MB)
Text (Bab VI)
6TS08897.pdf

File Pdf (189kB)

Abstract

Angkutan umum sebagai bagian dari sarana transportasi tidak dapat
dilepas dari upaya untuk menunjang pertumbuhan ekonomi, stabilitas daerah,
serta pemerataan dan penyeimbang pembangunan dengan menembus daerah
pedalaman yang belum terlayani oleh angkutan umum yang menghubungkan satu
tempat ke tempat yang lain. Agar berfungsi secara positif sebagai pengembang
kota, keberadaan angkutan umum sebagai penghubung antar wilayah perlu
mempertimbangkan aspek rute/trayek perjalanan yang ditempuh, jumlah dan jenis
angkutan serta kelayakan angkutan umum yang beroperasi.
Penelitian dilaksanakan di daerah Kecamatan Sayung (Demak), dengan
mengambil sampel di tiga desa. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini
adalah (1) kuisioner untuk mengetahui permasalahan yang dihadapi dalam rangka
peningkatan pelayanan transportasi yang telah ada. Metode yang digunakan dalam
memperoleh data ialah dengan melakukan survey dari rumah ke rumah
(menggunakan kuesioner). Dari hasil pengamatan di lapangan, data yang ada
direkapitulasi untuk selanjutnya dianalisa. Dari data yang telah diolah akan
direncanakan trayek, jumlah armada angkutan umum beserta tempat
pemberhentiannya dan tarif angkutan. Data rekapitulasi akan dipresentasikan
secara urut dalam bentuk tabel-tabel dan grafik beserta keterangan-keterangannya
untuk memudahkan pembacaan.
Hasil penelitian menunjukan bahwa sebagian para calon penumpang
berasal dari desa-desa yang dekat letaknya dengan Kota Semarang dan memiliki
akses jalan yang memadai. Para commuter dari Sayung yang menuju ke Semarang
sebagian besar adalah Buruh industri 36,67% dengan tujuan Genuk 28,33% dan
Kaligawe 18,33% yang merupakan salah satu pusat industri di Semarang. Dilihat
dari jalur yang berbeda, maka: Trayek 1 (Sriwulan-Genuk) melayani daerah
sampai ke pusat Desa Sriwulan, Trayek 2 (Sayung-Genuk) cukup melayani daerah
Sayung dan Purwosari. Dikarenakan pemukiman penduduk terkonsentrasi di
sepanjang jalur arteri, maka kami tidak merencanakan trayek baru yang melayani
daerah Sayung-Genuk. Trayek 3 (Bulusari-kalisari-Pasar Genuk). Dikarenakan
angkutan yang ada hanya berhenti di dekat pasar Genuk, maka direncanakan
trayek baru sampai ke daerah Industry Genuk. Dengan kebutuhan armada masingmasing
tiap trayek pada jam puncak. Direncanakan pula halte. Halte tersebut
direncanakan terletak pada tiap end point trayek yang direncanakan. Tarif yang
diberlakukan pada masing-masing trayek yaitu: Trayek (1) sebesar Rp. 2.500,00,
Trayek (2) sebesar Rp. 2.500,00 , Tayek (3) sebesar Rp. 2.500,00.

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: Sipil > Transportasi
Sipil > Transportasi
Divisions: Fakultas Teknik > Program Studi Teknik Sipil
Date Deposited: 25 Jun 2013 11:20
Last Modified: 25 Jun 2013 11:20
URI: https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/2487

Actions (login required)

View Item
View Item