Purbadi, Y. Djarot (2016) MODEL PENGUKURAN KONDISI AWAL SEBAGAI DASAR PENGEMBANGAN PROGRAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT BERKELANJUTAN, STUDI KASUS: KAWASAN WISATA PANTAI BARU, KABUPATEN BANTUL. In: Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat (SENDIMAS) 2016, 20 Oktober 2016, Universitas Kristen Duta Wacana, Yogyakarta.
2016-Makalah-SENDIMAS-Pengukuran-awal.pdf
File Pdf (201kB)
Abstract
Kegiatan pengabdian pada masyarakat pada hakekatnya adalah implementasi ilmu pengetahuan dan
teknologi pada situasi nyata dalam kehidupan masyarakat. Umumnya kegiatan pengabdian pada masyarakat
oleh perguruan tinggi sampai saat ini umumnya bersifat jangka pendek. Idealnya, kegiatan pengabdian pada
masyarakat adalah bersifat jangka panjang agar manfaat dan dampaknya signifikan dan dapat diukur dengan
pendekatan yang rasional. Kegiatan pengabdian pada masyarakat sebaiknya diawali dengan pengukuran
kondisi awal sebagai titik awal suatu perubahan jangka panjang dari skenario perubahan jangka panjang.
Tulisan ini menampilkan model pengukuran kondisi awal suatu kawasan dengan pendekatan rasional
berdasarkan aspek MSPD (Marketability, Sustainability, Participatory, Disaster Mitigation) sebagai dasar
bagi pengembangan suatu kawasan dalam skenario perubahan jangka panjang. Model MSPD diterapkan
pada kasus kawasan wisata Pantai Baru di pesisir Kabupaten Bantul. Tulisan ini menampilkan, penilaian
kondisi awal menggunakan kriteria MSPD dapat menjadi dasar untuk penyusunan program pengembangan
kawasan sesuai kebutuhan dalam lima tahun pada kawasan wisata Pantai Baru.
| Item Type: | Conference or Workshop Item (Paper) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Pengukuran Kondisi Awal, Pantai Baru, Pengabdian Masyarakat Berkelanjutan. |
| Subjects: | Arsitektur > Lingkungan Kawasan Penelitian Dosen > Arsitektur > Lingkungan Kawasan |
| Divisions: | Fakultas Teknik > Program Studi Arsitektur |
| Date Deposited: | 18 Aug 2021 05:46 |
| Last Modified: | 18 Aug 2021 05:46 |
| URI: | https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/24511 |
