KUSUMA, MIKAEL FREDI INDRA (2010) PERPUSTAKAAN DAERAH KOTA YOGYAKARTA. S1 thesis, UAJY.

Text (Halaman Judul)
0TA12275.pdf

File Pdf (2MB)
Text (Bab I)
1TA12275.pdf

File Pdf (386kB)
Text (Bab II)
2TA12275.pdf

File Pdf (577kB)
Text (Bab III)
3TA12275.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (182kB)
Text (Bab IV)
4TA12275.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (148kB)
Text (Bab V)
5TA12275.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (2MB)
Text (Bab VI)
6TA12275.pdf

File Pdf (833kB)

Abstract

yang memadai untuk mendukung aktivitas pendidikan agar berlangsung
dengan baik. Kota Yogyakarta mempunyai sebuah Perpustakaan Kota Yogyakarta
yang merupakan salah satu sumber bahan pustaka namun fasilitas perpustakaan
ini tidak memenuhi persyaratan total luas lantai pelayanan untuk melayani jumlah
penduduk Kota Yogyakarta yang berjumlah 520.780 jiwa (tahun 2006) yaitu luas
lantai tidak mencapai 14. 514,14 m² (sesuai standar kebutuhan luas lantai
perpustakaan berdasar jumlah penduduk yang dilayani pada buku Time Saver
Standard for Building Types). Untuk itu dibutuhkan bangunan Perpustakaan
Daerah Kota Yogyakarta yang mampu memenuhi standar pelayanan.
Perpustakaan Daerah Kota Yogyakarta diharapkan mencerminkan citra Kota
Yogyakarta sebagai Kota Pendidikan sekaligus menjadi identitas dari
perpustakaan yang diwujudkan melalui pengolahan massa dan tampilan bangunan
dengan analogi bentuk berdasarkan filosofi Buku Sebagai Jendela Dunia. Selain
itu perpustakaan juga diharapakan memberikan sumbangan positif terhadap
lingkungan sekitar secara langsung melalui bentuk bangunan dengan penerapan
Arsitektur Berkelanjutan dan diwujudkan pada tampilan bangunan sebagi contoh
kepada masyarakat. Permasalahan yang muncul tersebut di rumuskan dalam
skripsi ini dengan Bagaimana wujud bangunan Perpustakaan Daerah Kota
Yogyakarta yang menunjukkan identitas pendidikan—yang menjadi identitas
Kota Yogyakarta—melalui pengolahan massa dan tampilan bangunan dengan
analogi bentuk sebagai perwujudan filosofi buku sebagai jendela dunia dengan
penerapan arsitektur berkelanjutan (sustainable architecture) dalam perwujudan
bentuk bangunan ?
Untuk mewujudkan bangunan yang menerapkan analogi bentuk berdasar
filosofi Buku Sebagai Jendela Dunia yang terwujud melalui bentuk buku yang
harus menunjukan tiga unsur buku yaitu kertas, sampul dan penjildan sekaligus
saat terlihat. Jendela dunia diartikan melihat kejadian yang berada di luar,
dwujudkan melalui bentuk bukaan yang mempunyai perbedaan bentuk dan
transparansi yang mengambarkan sudut pandang masing-masing pembaca buku.
Terdapat 7 Penerapan Arsitektur Berkelanjutan, namun hanya empat prinsip yang
dapat diaplikasikan pada tampilan bangunan yang meliputi efisiensi energi,
material bangunan berkelanjutan, lingkungan sosial berkelanjutan dalam arsitektur
dan efisiensi pengunaan lahan. Efisiensi energi terlihat pada pengunaan shading
sebagai sarana mengurangi radiasi panas matahari, pengunaan skylight dan juga
pengunaan panel surya. Material bangunan berkelanjutan diterapkan pada finising
dinding, lantai dan aplikasi lainnya ynag dapat terlihat yang meliputi penggunaan
material limbah dan material ramah lingkungan. Lingkungan sosial berkelanjutan
diwujudkan melalui penyediaan ruang berkumpul, area pementasan seni,dan
bentuk bangunan yang terbuka dan mudah diakses. Efisiensi penggunaan lahan
diterapkan melalui pengunaan lahan yang tidak melebihi Koefisien Dasar
Bangunan yang ditentukan yaitu 60 % dengan pengunaan lahan yang ada digantikan dengan roof garden dan penanaman tanaman pada bagian dinding
bangunan.

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: Arsitektur > Bangunan Arsitektural
Penelitian Dosen > Arsitektur > Bangunan Arsitektural
Divisions: Fakultas Teknik > Program Studi Arsitektur
Date Deposited: 21 Jun 2013 10:07
Last Modified: 21 Jun 2013 10:07
URI: https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/2409

Actions (login required)

View Item
View Item