Sudigdo, Parceline Nathalie (2020) Penambahan Bekatul sebagai Sumber Serat dan Antioksidan pada Roti. S1 thesis, Universitas Atma Jaya Yogyakarta.

Text (Parceline Nathalie Sudigdo)
160801779.pdf
Restricted to Repository staff only

File Pdf (1MB)

Abstract

Bekatul merupakan produk samping dari penggilingan biji serealia seperti beras, gandum,
dan barley. Bekatul memiliki harga yang murah, namun tinggi akan serat dan kandungan
antioksidan yang dapat memberikan efek kesehatan bagi tubuh. Serat pada bekatul dapat
menurunkan kadar kolesterolserta dapat meningkatkan waktu transit feses. Kadar serat pada
bekatul beras lebih tinggi dibandingkan dengan kadar serat pada bekatul gandum dan barley.
Roti merupakan produk hasil pemanggangan yang terbuat dari campuran tepung gandum,
dimana kadar serat tepung gandum sebesar 1,35 %. Kebutuhan serat harian adalah 25-30 g.
Selain itu, adanya kandungan antioksidan pada bekatul yang dapat berfungsi sebagai antiinflamasi,

menurunkan resiko penyakit jantung koroner, serta mencegah terjadinya penyakit
Alzheimer. Penambahan bekatul perlu dilakukan untuk memenuhi kebutuhan serat harian dan
menaikkan nilai gizi pada produk. Namun, perlu diketahui bahwa penambahan bekatul
dengan konsentrasi tinggi dapat menyebabkan tekstur roti menjadi keras volume roti
mengecil, serta warna roti menjadi lebih gelap. Oleh sebab itu, perlu diketahui konsentrasi
penambahan bekatul pada roti agar dapat mengurangi efek merugikan yang ditimbulkan oleh
bekatul. Konsentrasi penambahan bekatul yang ideal adalah 1-10 % (Irakli et al., 2015).

Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: bekatul, serat, antioksidan, tekstur, roti
Subjects: Teknobiologi > Tekno Pangan
Divisions: Fakultas Teknobiologi > Biologi
Date Deposited: 26 Mar 2021 07:17
Last Modified: 26 Mar 2021 07:17
URI: https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/23630

Actions (login required)

View Item
View Item