Lombu, Superi Yanthi (2020) OBJEKTIVITAS BERITA DI DETIK.COM (Analisis Isi Pemberitaan Penunjukan Basuki Tjahaja Purnama sebagai Komisaris Utama Pertamina di Detik.com Periode 13-28 November 2019). S1 thesis, Universitas Atma Jaya Yogyakarta.
1509055791.PDF
File Pdf (2MB)
1509055792.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (277kB)
1509055793.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (506kB)
Abstract
Detik.com adalah salah satu portal berita online yang selalu mengutamakan
kecepatan dalam menyampaikan beritanya. Faktor tuntutan kecepatan ini yang kerap
kali membuat Detik.com tidak mengikuti kaidah jurnalistik, terutama dalam hal
objektivitas. Detik.com pernah melakukan kesalahan karena tidak melakukan
verifikasi fakta, dan dalam penyajian beritanya menerapkan prinsip jurnalis kuno 3W
yaitu what (apa), where (di mana) dan when (kapan). Beberapa penelitian tentang
Detik.com mendapatkan hasil bahwa media Detik.com belum memenuhi standar
objektivitas dalam menyampaikan berita. Penelitian ini melihat objektivitas
Detik.com khususnya pada pemberitaan penunjukan Basuki Tjahaja Purnama sebagai
Komisaris Utama Pertamina. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah
analisis isi kuantitatif, yakni meneliti 52 artikel berita yang dikumpulkan selama
periode 13-28 November 2019.
Penelitian ini berlandaskan pada teori objektivitas. Teori objektivitas
diturunkan ke dalam 2 bagian besar unit analisis yakni Imparsialitas dan Faktualitas.
Imparsialitas terdiri dari unsur balance dan netralitas dengan unit analisis
sensasionalism (personalisasi, emotionalism, dramatisasi), stereotype, juxtaposition,
linkage, source bias, cover both side, dan slant. Faktualitas terdiri dari unsur truth
dan relevansi dengan unit analisis checkability, readability, accuracy, completeness
dan relevance. Hasil dari penelitian ini menunjukkan tingginya sikap netralitas
Detik.com dalam menyajikan berita, tetapi masih cukup rendah dalam hal
keberimbangan (balance) karena jumlah artikel berita yang tidak mengandung unsur
cover both side mencapai 48%. Sedangkan unsur kebenaran (truth) dan relevansi
mencapai 90%. Kesimpulan dari penelitian ini adalah objektivitas pemberitaan
Detik.com tentang penunjukan Basuki Tjahaja Purnama sebagai Komisaris Utama
Pertamina periode 13–28 November 2019 sudah memenuhi standar faktualitas,
namun belum sepenuhnya memenuhi standar imparsialitas.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Detik.com, Basuki Tjahaja Purnama, berita, objektivitas. |
| Subjects: | Komunikasi > Jurnalisme |
| Divisions: | Fakultas ISIP > Ilmu komunikasi |
| Date Deposited: | 18 Mar 2021 13:58 |
| Last Modified: | 18 Mar 2021 13:58 |
| URI: | https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/23545 |
