Christin, Sylvana (2020) PENGARUH LAMA WAKTU INFEKSI TERHADAP FREKUENSI TRANSFORMASI GEN AtRKD4 PADA TANAMAN KACA PIRING (Gardenia jasminoides J. Ellis) OLEH Agrobacterium tumefaciens EHA105. S1 thesis, Universitas Atma Jaya Yogyakarta.

Text (Sylvana Christin)
0801795 0.pdf

File Pdf (1MB)
Text
0801795 1.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (357kB)
Text
0801795 2.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (690kB)

Abstract

Transformasi genetik dengan perantara Agrobacterium tumefaciens
merupakan salah satu metode transformasi yang umum digunakan dengan tingkat
keberhasilan yang tinggi. Faktor yang dapat memengaruhi transformasi genetik
dengan perantara A. tumefaciens adalah target transformasi dan lama waktu infeksi.
Target transformasi yang baik adalah eksplan yang tidak bersifat rekalsitran, dapat
terinfeksi oleh A. tumefaciens serta dapat tumbuh menjadi tanaman dewasa. Waktu
infeksi A. tumefaciens yang terlalu singkat dapat menyebabkan gen tidak terintegrasi
dengan baik pada genom tanaman, sedangkan waktu infeksi yang terlalu lama dapat
menyebabkan nekrosis pada sel tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
pengaruh hormon dalam menginduksi kalus yang diperlukan sebagai target
transformasi serta lama waktu infeksi yang terbaik untuk meningkatkan frekuensi
transformasi. Tahapan penelitian yang dilakukan meliputi pembuatan larutan stok,
sterilisasi alat dan bahan, pembuatan medium, induksi kalus dari daun kaca piring
dengan variasi hormon 2,4-D (1, 2, 3 ppm), kombinasi hormon TDZ 1,5 ppm IBA 1,5
ppm dan TDZ 2 ppm IBA 1,5 ppm, prekultur target transformasi, deteksi gen AtRKD4
dan hpt dengan metode PCR koloni, pembuatan starter Agrobacterium tumefaciens
yang mengandung gen AtRKD4, infeksi kalus tanaman kaca piring dengan variasi
lama waktu infeksi (15, 30, dan 45 menit), kokultivasi kalus, eliminasi
Agrobacterium tumefaciens, dan seleksi kalus transforman tanaman kaca piring. Hasil
deteksi gen dengan PCR menunjukkan bahwa koloni Agrobacterium tumefaciens
EHA 105 membawa gen AtRKD4 (380 bp) dan hpt (500 bp). Hasil induksi kalus dari
eksplan daun kaca piring menunjukkan bahwa kombinasi hormon TDZ-IBA tidak
dapat menginduksi kalus dari eksplan daun tanaman kaca piring sedangkan hormon
2,4-D dapat menginduksi kalus bersifat meremah berwarna kekuningan dengan
persentase pembentukan kalus sebesar 100%. Lama waktu infeksi yang terbaik dalam
transformasi genetik kalus kaca piring yaitu 15 menit dengan frekuensi transformasi
sebesar 5,08%.

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: Teknobiologi > Tekno Industri
Divisions: Fakultas Teknobiologi > Biologi
Date Deposited: 07 Nov 2020 03:18
Last Modified: 07 Nov 2020 03:18
URI: https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/22418

Actions (login required)

View Item
View Item