Manohara, Raditya (2011) RUMAH SUSUN DI YOGYAKARTA. S1 thesis, UAJY.

[thumbnail of Halaman Judul]
Preview
Text (Halaman Judul)
0TA12847.pdf

Download (4MB) | Preview
[thumbnail of Bab I]
Preview
Text (Bab I)
1TA12847.pdf

Download (1MB) | Preview
[thumbnail of Bab II]
Preview
Text (Bab II)
2TA12847.pdf

Download (2MB) | Preview
[thumbnail of Bab III] Text (Bab III)
3TA12847.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[thumbnail of Bab IV] Text (Bab IV)
4TA12847.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[thumbnail of Bab V] Text (Bab V)
5TA12847.pdf
Restricted to Registered users only

Download (33MB)
[thumbnail of Bab VI]
Preview
Text (Bab VI)
6TA12847.pdf

Download (5MB) | Preview

Abstract

Pemukiman dan perumahan adalah merupakan kebutuhan primer yang harus dipenuhi
oleh manusia. Namun, dewasa ini, perkembangan pembangunan di kota-kota besar semakin maju
pesat, salah satunya adalah Yogyakarta, akibatnya pertumbuhan bergerak ke arah horisontal dan
hal ini menjadi tidak sustainable untuk kehidupan di perkotaan sehingga muncul fenomena di
kawasan perkotaan, yaitu munculnya permukiman yang padat, kumuh, dengan ketersediaan fasilitas
pelayanan yang minim yang merupakan kawasan permukiman bagi Masyarakat Berpenghasilan
Rendah (MBR), contohnya adalah Kawasan Code. Penyediaan perumahan yang layak bagi MBR
merupakan usaha pemerintah dalam memenuhi amanah Undang-undang, sedangkan lahan
permukiman di kota sangat terbatas. Sehingga solusi yang tepat adalah menciptakan suatu hunian
vertikal, yaitu Rumah Susun.
Kehidupan masyarakat kampung (horisontal), khususnya di Jawa, memiliki gaya hidup
yang mencolok, antara lain ”guyub, komunal, dan kampungan”, gaya hidup tersebut akan
terbawa dalam ke bangunan Rumah Susun, sehingga butuh perhatian khusus untuk mewujudkan
suatu “ Kampung Vertikal” di dalam Rumah Susun supaya proses resettlement masyarakat dari
permukiman horisontal menuju permukiman vertikal akan berjalan dengan baik. Perwujudan
Kampung Vertikal tersebut dilakukan dengan pendekatan Teori Hirarki Kebutuhan Manusia
menurut Abraham Maslow (1943), yang pada akhirnya akan diwujudkan dalam penataan ruang
luar dan ruang dalam bangunan Rumah Susun di Yogyakarta ini.

Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: Rumah Susun, Kampung Vertikal, Hirarki Kebutuhan Manusia, Human Needs (Basic Needs dan Social Needs), Tata Ruang Dalam dan Luar
Subjects: Arsitektur > Bangunan Arsitektural
Penelitian Dosen > Arsitektur > Bangunan Arsitektural
Divisions: Fakultas Teknik > Program Studi Arsitektur
Depositing User: Editor UAJY
Date Deposited: 17 Jun 2013 11:27
Last Modified: 17 Jun 2013 11:27
URI: https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/2241

Actions (login required)

View Item
View Item