Lianasari, Angelina Eva and Wibowo, Andi Prasetiyo and KURNIAWAN, TREVI ARGA and Wiransyah M, Zaki Adhi (2019) Pengaruh Variasi Kadar Fly Ash pada Beton Heated Styrofoam sebagai Substitusi Agregat dalam Sifat Mekanik Beton Ringan. In: Prosiding Konferensi Nasional Teknik Sipil 13, 19-20 Desember 2019, Banda Aceh.

Text
KoNTekS 13.pdf

File Pdf (1MB)
Text
13_9Pengaruh Variasi Kadar.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (623kB)

Abstract

Indonesia merupakan daerah rawan gempa. Kondisi struktur tanah dan geologinya pada daerah
tertentu mengharuskan bangunan memiliki berat volume yang rendah. Tujuan berat bangunan yang
rendah adalah untuk meminimalisir potensi kerusakan akibat gaya gempa. Besarnya beban gempa
dipengaruhi oleh berat bangunan. Berdasar latar belakang tersebut maka inovasi penelitian terkait
pengurangan berat beton dan menjaga kekuatan tekan beton yang tidak terlalu rendah perlu
dilakukan. Penelitian beton ringan berbasis agregat Styrofoam telah banyak dilakukan, namun
dengan hasil kuat tekan yang terlampau rendah. Penelitian ini mengembangan penelitian yang telah
dilakukan sebelumnya yaitu dengan memberikan perlakuan panas pada Styrofoam sebelum
digunakan sebagai pengganti agregat, menggantikan sebagian agregat dengan fly ash, dan
menggunakan agregat dengan ukuran butiran yang halus (lolos saringan no.20 yaitu 0,85mm).
Styrofoam yang digunakan berjenis Expanded Polystyrene (EPS) dengan ukuran butir maksimal 5
mm sebelum dipanaskan. Pemanasan Styrofoam dilakukan pada suhu 100
o
C selama 15 menit.
Variasi benda uji penelitian ini dengan menggunakan perbandingan volume Styrofoam dan agregat
30% : 70% dan penggantian sebagian agregat dengan fly ash (0%, 10%, 20%, 30%, dan 40%).
Untuk memperbaiki workability digunakan superplasticizer sebesar 0,6% dari berat semen.
Pengujian yang dilakukan adalah densitas, kuat tekan, kuat tarik belah, modulus elastisitas, dan
penyerapan beton. Hasil yang diperoleh nilai optimum pengujian pada kadar fly ash sebesar 40%.
Hasil pengujian densitas diperoleh 1803 kg/m
3
, kuat tekan yang didapatkan 48,38 MPa (28 hari),
49,09 MPa (56 hari) ; modulus elastisitas 29585,417 MPa ; kuat tarik belah 3,66 MPa ; penyerapan
air 3,081%. Penggantian agregat sebesar 40% oleh fly ash membuat beton lebih rapat, kedap, dan
kuat.

Item Type: Conference or Workshop Item (Paper)
Uncontrolled Keywords: beton ringan, styrofoam, fly ash, beton.
Subjects: Sipil > Struktur
Sipil > Struktur
Divisions: Fakultas Teknik > Program Studi Teknik Sipil
Date Deposited: 30 Jul 2020 05:23
Last Modified: 30 Jul 2020 05:23
URI: https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/21904

Actions (login required)

View Item
View Item