ADRIZA, ANNISA PUTRI (2019) PENGARUH WAKTU PEMERAMAN TERHADAP NILAI KUAT TEKAN BEBAS TANAH DASAR LEMPUNG YANG DISTABILISASI OLEH POLIMER. S1 thesis, UAJY.
TS15973 0.pdf
File Pdf (1MB)
TS15973 1.pdf
File Pdf (65kB)
TS15973 2.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (178kB)
TS15973 3.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (391kB)
TS15973 4.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (229kB)
TS15973 5.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (659kB)
TS15973 6.pdf
File Pdf (2MB)
Abstract
Stabilisasi terhadap lapisan tanah dasar untuk pembangunan jalan adalah salah
satu solusi untuk mengatasi masalah berbagai macam jenis tanah yang ada di
Indonesia. Stabilisasi kimiawi yaitu mencampur tanah dengan bahan kimia
merupakan salah satu cara untuk stabilisasi tanah. Polimer adalah bahan tambah
yang masih jarang digunakan untuk stabilisasi tanah dasar di Indonesia.
Penambahan polimer dapat membantu memperbaiki sifat tanah dasar yang dapat
diterapkan dalam perencanaan pembangunan dan perbaikan jalan. Waktu yang
dibutuhkan untuk polimer bereaksi merupakan hal yang perlu di perhatikan dalam
stabilisasi tanah, sehingga saat pengerjaan di lapangan akan lebih efisien. Maka
dari itu perlu dilakukan penelitian mengenai pengaruh polimer terhadap tanah
dasar lempung yang distabilisasikan oleh polimer.
Tugas Akhir ini akan meneliti pengaruh waktu curing terhadap sifat fisik tanah
dan sifat mekanik tanah dasar yang distabilisasi dengan polimer. Sifat fisik tanah
yang akan diuji adalah batas atterberg dan kadar air, sedangkan sifat mekanik
dilihat dari uji kuat tekan bebas dan modulus elastisitas. Polimer yang digunakan
adalah polimer A dan B yang di jual secara komersil. Perbandingan polimer A:
polimer B: air yaitu 1:1:200. Benda uji berupa silinder dengan diameter 5 cm dan
tinggi 10 cm. Benda uji diperam dalam oven dengan suhu 30oC selama 2 jam, 4
jam, 6 jam, 9 jam, 18 jam, 24 jam, 48 jam, 72 jam dan 7 hari lalu di lakukan
pengujian kuat tekan bebas. Untuk pengujian sifat fisik, tanah di curing selama 24
jam, 48 jam, 72 jam dan 7 hari.
Berdasarkan hasil yang diperoleh dari penelitian menunjukkan adanya perbaikan
sifat tanah, terjadi penurunan indeks plastisitas dan kadar air setelah dilakukannya
pemeraman terhadap tanah yang telah dicampur dengan polimer. Nilai kuat tekan
bebas serta modulus elastisitas mengalami kenaikan semakin lama waktu curing.
Prosentase kenaikan nilai kuat tekan bebas hanya sebesar 10% setelah dilakukan
pemeraman selama 7 hari. Kenaikan tersebut tidak signifikan diperkirakan karena
adanya kandungan organik pada tanah.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Tanah dasar, waktu curing, polimer, indeks plastisitas, kuat tekan bebas, modulus elastisitas. |
| Subjects: | Sipil > Geo Teknik Sipil > Geo Teknik |
| Divisions: | Fakultas Teknik > Program Studi Teknik Sipil |
| Date Deposited: | 10 Jan 2020 02:46 |
| Last Modified: | 10 Jan 2020 02:46 |
| URI: | https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/20800 |
