WIBOWO, ALBERT (2010) FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB KLAIM DAN METODE PENYELESAIAN SENGKETA AKIBAT KLAIM. S1 thesis, UAJY.
0TS12592.pdf
File Pdf (823kB)
1TS12592.pdf
File Pdf (57kB)
2TS12592.pdf
File Pdf (70kB)
3TS12592.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (98kB)
4TS12592.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (159kB)
5TS12592.pdf
File Pdf (143kB)
Abstract
Seiring dengan berkembangnya industri konstruksi di Indonesia, maka
permasalahan yang timbul dalam suatu proyek konstruksi semakin beragam, salah
satunya adalah klaim. Pada umumnya klaim terjadi akibat adanya perubahanperubahan
dan ketidaksepakatan dalam menerjemahkan kontrak yang telah
disepakati oleh para pihak yang membuat perjanjian. Penelitian ini bertujuan
untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang sering timbul dan dapat
menyebabkan terjadinya klaim dan metode penyelesaian seperti apa yang paling
sering digunakan pihak-pihak terkait untuk mengatasi perselisihan klaim tersebut.
Dalam penelitian ini, alat yang digunakan untuk mengumpulkan data
adalah dengan kuesioner. Kuesioner disebar kepada perusahaan-perusahaan
kontraktor di Daerah Istimewa Yogyakarta, Surakarta, Surabaya, Denpasar, dan
DKI Jakarta. Pengolahan data dilakukan untuk mendapatkan persentase, nilai ratarata
(mean), dan nilai simpangan baku (standard deviation). Analisis yang
digunakan adalah analisis pemeringkatan nilai rata-rata (means ranking analysis),
analisis perbandingan nilai rata-rata (compare means analysis) dengan uji-t
sampel bebas.
Hasil yang diperoleh melalui analisis faktor-faktor penyebab klaim secara
keseluruhan adalah hujan lebat dan cuaca yang tidak memungkinkan dinilai oleh
kontraktor sebagai faktor penyebab klaim yang paling sering terjadi. Kemudian
hasil analisis pada tiap-tiap bagian menunjukkan bahwa pemberi order melakukan
perubahan dalam rencana proyek sebagai faktor penyebab klaim yang sering
terjadi yang berasal dari pihak owner / perwakilan owner. Kontraktor menangani
lebih dari satu proyek dalam waktu yang bersamaan adalah faktor penyebab klaim
yang sering terjadi dan merupakan faktor penyebab klaim yang berasal dari pihak
kontraktor. Faktor dari luar yaitu hujan lebat dan cuaca yang tidak memungkinkan
menghambat proyek konstruksi adalah faktor penyebab klaim yang paling sering
terjadi disetujui oleh sebagian besar responden. Dari hasil uji-t sampel bebas dapat
diketahui bahwa pada faktor-faktor penyebab klaim dari pihak owner dan dari luar
tidak terdapat perbedaan pandangan yang cukup berarti antara kontraktor besar
dan menengah, sedangkan faktor-faktor penyebab klaim dari pihak kontraktor
terdapat perbedaan penilaian yang cukup berarti antara kontraktor besar dan
menengah. Sedangkan metode negosisasi dipilih oleh kontraktor sebagai metode
yang paling tepat dan paling sering digunakan untuk menyelesaikan sengketa
akibat terjadinya klaim. Berdasarkan hasil uji-t yang dilakukan, diperoleh hasil
bahwa tidak terdapat perbedaan penilaian yang cukup berarti antara kontraktor
kelas besar dengan menengah.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | klaim, faktor penyebab klaim, metode penyelesaian |
| Subjects: | Sipil > Manajemen Konstruksi Sipil > Manajemen Konstruksi |
| Divisions: | Fakultas Teknik > Program Studi Teknik Sipil |
| Date Deposited: | 03 Jun 2013 13:10 |
| Last Modified: | 03 Jun 2013 13:10 |
| URI: | https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/2048 |
