Wejoseno, Hario (2011) STUDI MENGENAI CONSTRUCTION WASTE PADA PROYEK KONSTRUKSI DI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA. S1 thesis, UAJY.

Text (Halaman Judul)
0TS12876.pdf

File Pdf (703kB)
Text (Bab I)
1TS12876.pdf

File Pdf (134kB)
Text (Bab II)
2TS12876.pdf

File Pdf (148kB)
Text (Bab III)
3TS12876.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (406kB)
Text (Bab IV)
4TS12876.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (416kB)
Text (Bab V)
5TS12876.pdf

File Pdf (452kB)

Abstract

Dalam pelaksanaan proyek konstruksi banyak dijumpai masalah dan, salah satu
permasalahan yang sering terjadi adalah ketidakefisienan dan pemborosan (waste) dalam
pelaksanaan konstruksinya. Waste dalam proyek konstruksi dapat berupa Physical Construction
Waste dan Non Value-Adding Activity. Pada kenyataannya waste terjadi pada seluruh
pelaksanaan proyek konstruksi (Alwi et al., 2002). Dalam tugas akhir ini, penulis mencoba
melakukan studi mengenai waste yang terjadi pada proyek konstruksi khusunya di wilayah
Daerah Istimewa Yogyakarta.
Penelitian dengan menggunakan analisis mean dilakukan pada proyek konstruksi yang
sedang atau pernah dikerjakan di Daerah Istimewa Yogyakarta. Penulis bermaksud mengetahui
frekuensi dan efek/dampak waste, tingkat bobot waste, serta faktor penyebab waste dengan
melakukan penyebaran kuesioner sehingga nantinya dapat diketahui waste yang paling tinggi
berdasarkan frekuensi, efek/dampaknya, maupun tingkat bobotnya, mencari serta faktor
penyebab waste yang frekuensi kejadiannya paling tinggi pada proyek konstruksi di wilayah
Daerah Istimewa Yogyakarta. Dari hasil analisis bobot (weight index) waste yang merupakan
hasil perkalian mean frekuensi waste dengan mean efek/dampak waste, menunjukkan bahwa
“Menunggu Material” merupakan waste dengan tingkat bobot tertinggi pada pelaksanaan proyek
konstruksi di Daerah Istimewa Yogyakarta diikuti oleh “Keterlambatan Pelaksanaan Pekerjaan”,
“Penghamburan Material/Bahan Mentah”, dan “Pekerja Lambat/Tidak Efektif“. Selanjutnya dari
hasil analisis mean faktor penyebab waste, “Perubahan Desain” merupakan faktor penyebab
waste yang paling sering terjadi pada pelaksanaan proyek konstruksi di Daerah Istimewa
Yogyakarta, diikuti oleh “Spesifikasi yang Tidak Jelas”, “Pengambilan Keputusan yang
Lambat”, dan “Keterlambatan Material Tiba di Lokasi”.

Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: waste, non-value adding activities, proyek konstruksi
Subjects: Sipil > Manajemen Konstruksi
Sipil > Manajemen Konstruksi
Divisions: Fakultas Teknik > Program Studi Teknik Sipil
Date Deposited: 03 Jun 2013 13:03
Last Modified: 03 Jun 2013 13:03
URI: https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/2047

Actions (login required)

View Item
View Item