Saputra, Parada Afkiki Eko (2011) EVALUASI KINERJA SIMPANG TIGA BERSINYAL JALAN SUDIRMAN – JALAN TUANKU TAMBUSAI PEKANBARU. S1 thesis, UAJY.
0TS12566.pdf
File Pdf (485kB)
1TS12566.pdf
File Pdf (377kB)
2TS12566.pdf
File Pdf (70kB)
3TS12566.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (2MB)
4TS12566.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (91kB)
5TS12566.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (651kB)
6TS12566.pdf
File Pdf (1MB)
Abstract
Persimpangan Jalan Sudirman merupakan bagian dari jalan utama yang ada di kota
Pekanbaru yang mana aktivitas di daerah jalan ini cukup besar. Selain itu pula ruas jalan ini
merupakan jalur transportasi darat yang di gunakan masyarakat bila hendak menuju pusat
perkantoran dan persekolahan di kota pekanbaru. Sehubungan dengan hal tersebut persimpangan
jalan sudirman kota Pekanbaru sering sering mengalami tundaan karena volume kendaraan yang
melalui simpang tersebut terutama dari arah barat (Jalan Tuanku Tambusai) cukup padat,
sehingga mengalami perlambatan dan percepatan kendaraan yang membelok di persimpangan
dan dapat menyebabkan konflik dari kendaraan lain yang melintasi simpang tersebut dari lengan
jalan yang lain. Sebelum dilakukan penelitian terlebih dahulu dilakukan pengukuran untuk
mengambil data lebar pendekat pada simpang tersebut.Data yang diambil adalah semua jenis
kendaraan yang melewati simpang baik kendaraan yang belok kiri, lurus,maupun belok kanan,
serta besarnya panjang antrian. Penelitian dilakukan selamatiga hari yaitu sabtu
(30/04/2011),Minggu(01/05/2011), Senin(02/05/2011), dengan jam pengamatan pagi pukul
(06.00-08.00) WIB, siang pukul (12.00- 14.00), sore pukul (16.00-18.00). Data tersebut
kemudian diolah dengan Metode MKJI 1997. Berdasarkan evaluasi yang telah dilakukan,
panjang antrian dan derajat kejenuhan di persimpangan sangat tinggi. Untuk mengatasi hal
tersebut dilakukan 3 alternatif desain yaitu desain waktu hijau,desain geometri jalan,dan desain
geometri jalan disertai desain waktu hijau. Hasil dari perhitungan setelah dilakukan 3 alternatif
tersebut menunjukkan bahwa derajat kejenuhan pada masing-masing pendekat sudah memenuhi
syarat nilai yang dapat diterima yaitu 0,75. Solusi penanganan yang tepat dilakukan saat ini
adalah dengan alternative desain waktu hijau.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Simpang bersinyal, derajat kejenuhan, dan panjang antrian |
| Subjects: | Sipil > Transportasi Sipil > Transportasi |
| Divisions: | Fakultas Teknik > Program Studi Teknik Sipil |
| Date Deposited: | 03 Jun 2013 11:42 |
| Last Modified: | 03 Jun 2013 11:42 |
| URI: | https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/2026 |
