ELIANTO, . (2010) PERANCANGAN STRUKTUR JEMBATAN BUNDER DI KABUPATEN GUNUNGKIDUL, DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA. S1 thesis, UAJY.

Text (Halaman Judul)
0TS12465.pdf

File Pdf (300kB)
Text (Bab II)
2TS12465.pdf

File Pdf (954kB)
Text (Bab III)
3TS12465.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (985kB)
Text (Bab IV)
4TS12465.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (50kB)
Text (Bab V)
5TS12465.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (2MB)
Text (Bab VI)
6TS12465.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (1MB)
Text (Bab VII)
7TS12465.pdf

File Pdf (595kB)

Abstract

Perencanaan prasarana transportasi, terutama jembatan memerlukan suatu
analisis struktur terhadap gaya – gaya yang bekerja pada jembatan. Perancangan
jembatan ini menggunakan faktor beban dengan acuan Pembebanan untuk
Jembatan RSNI –T – 02 – 2005.
Panjang total bentang jembatan yang dirancang adalah 50 m, dengan lebar
lalulintas 7 m, lebar trotoar 2 x 1 m,dan tinggi jembatan 6 m. Jarak antara gelagar
memanjang 1,5 m dan jarak antar gelagar melintang 5 m.Mutu beton yang
digunakan untuk lantai jembatan dan abutment fc’ = 35 MPa, Mutu baja fy = 400
MPa ( BJTD ) untuk Ø > 12 mm. Jembatan yang dirancang adalah jembatan baja
Warren Truss. Analisis kekuatan struktur berdasarkan beban-beban yang bereaksi
pada struktur jembatan yaitu aksi tetap ( berat sendiri, berat tambahan, beban
susut dan rangkak), aksi transiens ( beban lajur ”D”, gaya rem, beban pejalan
kaki), dan aksi lingkungan ( pengaruh temperatur, beban angin dan beban gempa).
Jembatan baja bentang 50 m menggunakan profil WF250 x 250 x 9 x 14
(gelagar memanjang bagian tengah dan tepi), WF800 x 500 x 40x 50 ( gelagar
melintang), WF500x 600 x 30 x40 ( gelagar induk ), WF500 x500x40x50(batang
diagonal), WF200 x 200 x 15 x 10 dan WF300 x 300 x 20 x 15 ( ikatan angin).
Alat penyambung geser untuk lantai komposit digunakan Stud geser 3 inci dengan
diameter kepala 3/4 inci. Lantai jembatan dirancang dengan ketebalan 200 mm,
sedangkan pekerasan aspal dirancang dengan ketebalan 50 mm. Jembatan baja ini
menggunakan sambungan baut dengan diameter 16 (bagian gelagar memanjang
tepi,tengah ke melintang) mm, 19 mm ( bagian gelagar diagonal ) dan 25 mm
(bagian gelagar melintang ke gelagar utama ). Struktur bawah yang dirancang
adalah abutment dengan lebar fondasi 7 m, panjang 12 m, tinggi abutment 9,54 m
mengunakan fondasi tiang dengan jumlah 56 buah berdiameter 0,3 m pada
abutment

Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: jembatan, gelagar, abutment , fondasi, tiang, baja
Subjects: Sipil > Struktur
Sipil > Struktur
Divisions: Fakultas Teknik > Program Studi Teknik Sipil
Date Deposited: 03 Jun 2013 11:43
Last Modified: 03 Jun 2013 11:43
URI: https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/2025

Actions (login required)

View Item
View Item