HANANTO, DANNY YUNIAR (2011) PENATAAN ULANG TROTOAR TERHADAP KENYAMANAN PEJALAN KAKI (Studi Kasus Penggal Jalan Babarsari, Sleman, Yogyakarta). S1 thesis, UAJY.
0TS10508.pdf
File Pdf (2MB)
1TS10508.pdf
File Pdf (5MB)
2TS10508.pdf
File Pdf (59kB)
3TS10508.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (130kB)
4TS10508.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (652kB)
5TS10508.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (85kB)
6TS10508.pdf
File Pdf (37MB)
Abstract
PENATAAN ULANG TROTOAR TERHADAP KENYAMAN PEJALAN KAKI
(STUDI KASUS PENGGAL JALAN BABARSARI, SLEMAN, YOGYAKARTA), Danny
Yuniar Hananto, NPM 01.02.10508, tahun 2011, Bidang Keahlian transportasi, Program Studi
Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Atma Jaya Yogyakarta.
Trotoar dibangun untuk menyedikan tempat bagi pejalan kaki, pemakai kursi roda dan
kereta bayi, (Sutjana, 2010) dalam Makalah Masalah Ergonomi dalam Pembangunan Trotoar.
Menurut Rapoport (1982), trotoar berisi aktifitas yang sifatnya dinamis dan statis. Hakim dan
Utomo (2003), mengemukakan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi kenyamana antara lain :
sirkulasi, iklim atau kekuatan alam, kebisingan, aroma atau bau-bauan, bentuk, keamanan,
kebersihan, keindahan.
Penelitian dilakukan mulai dari tanggal 4 April -10 April 2011 dengan melakukan
pengamatan dan menghitung secara langsung jumlah pejalan kaki yang melintas di trotoar Jalan
Babarsari selain itu digunakan metode kuisioner untuk memperoleh informasi dari responden
tentang kenyamana npejalan kaki. Hasil analisis diharapkan memberikan informasi yang dapat
digunakan untuk menata ulang trotoar.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa lebar trotoar masih memenuhi syarat yaitu minimal
1,8 meter.walaupun telah memenuhi syarat pejalan kaki tetapi masih ditemui beberapa masalah
anatara lain, trotoar sebagai lahan parkir,peletakan rambu-rambu di trotoar, material trotoar yang
rusak, trotoar terputus atau tidak menerus, ketinggian kerb lebih dari 15cm, peletakan vegetasi
dan street furniture berada ditengah trotoar, kemiringan trotoar lebih dari 2-4% kemiringan.
Beberapa alternatif pemecahan masalah adalah penggunaan ramp bagi pejalan kaki dan
kendaraan bermotor, pengaturan parkir dan PKL, penggunaan material kasar dan guiding block,
penggunaan speed bump pada penyebrangan, pengaturan letak vegetasi dan street
furniture,meneruskan trotoar yang terputus.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | trotoar, pejalan kaki, kenyamanan |
| Subjects: | Sipil > Transportasi Sipil > Transportasi |
| Divisions: | Fakultas Teknik > Program Studi Teknik Sipil |
| Date Deposited: | 30 May 2013 10:03 |
| Last Modified: | 30 May 2013 10:03 |
| URI: | https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/1958 |
