HIDRASARI, ALBERTIN DESI (2010) FAKTOR-FAKTOR PENGHAMBAT KOMUNIKASI PELAYANAN DUKUNGAN LEMBAGA DIMAS SUPPORT YOGYAKARTA PADA ODHA DALAM MENJALANI PROGRAM THERAPY HIV&AIDS. S1 thesis, UAJY.

Text (Halaman Judul)
0KOM02670.pdf

File Pdf (911kB)
Text (Bab I)
1KOM02670.pdf

File Pdf (171kB)
Text (Bab II)
2KOM02670.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (133kB)
Text (Bab III)
3KOM02670.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (222kB)
Text (Bab IV)
4KOM02670.pdf

File Pdf (147kB)

Abstract

Penelitian dekriptif ini berjudul Faktor-Faktor Penghambat Komunikasi
Pelayanan Dukungan Lembaga Dimas Support Yogyakarta pada ODHA dalam
Menjalani Program Therapy HIV&AIDS. Penelitian tersebut bertujuan untuk
mengetahui faktor-faktor apa yang menghambat komunikasi terapeutik pelayanan
dukungan pengurus Dimas Support kepada anggotanya dalam menjalani Program
Therapy HIV&AIDS.
Hasil penelitian menunjukkan, penyakit HIV&AIDS masih menjadi momok
bagi masyarakat awam tentang penyakit HIV&AIDS dan menganggapnya
penyakit menular yang harus dihindari. Meski sudah ada obatnya yaitu Terapi
Anti Retroviral (ART), namun beberapa penderita ODHA anggota Dimas Support
masih belum yakin dengan program terapeutik HIV&AIDS. Mengingat penyakit
HIV&AIDS ternyata sulit untuk bisa disembuhkan 100%. Mereka enggan
menjalani therapy, karena memang tidak atau belum yakin penyakitnya bisa
disembuhkan.
Faktor-faktor yang menghambat komunikasi terapeutik, karena pertama,
adanya perbedaan pandangan antar pengurus dan anggota. Kedua, adanya sikap
anggota yang berbeda terhadap Program Therapy HIV&AIDS. Karena ada
pandangan yang berbeda tersebut, menyebabkan mereka menyikapi Program
Therapy HIV-AIDS tersebut secara berbeda pula. Ketiga, adanya perbedaan
pemahaman atau pengetahuan pengurus dan anggota mengenai program therapy
itu sendiri.
Pendekatan solusi dalam mengatasi hambatan komunikasi terapeutik
secara efektif melalui strategi komunikasi persuasif. Melalui pendekatan
persuasif-kognitif, pengurus harus menyadarkan anggotanya tentang tujuan
Program Therapy HIV&AIDS yaitu penanggulangan penyakit HIV&AIDS,
meliputi pencegahan, pengobatan dan penyembuhan penyakit HIV&AIDS secara
tuntas. Secara persuasif-afektif, pengurus berusaha meyakinkan anggotanya
tentang tujuan program terapeutik memang sungguh bermanfaat dan penting bagi
kesembuhan penyakitnya secara tuntas. Mereka harus bersikap optimis dan
berpikir positif bahwa lebih baik menjalani program terapeutik HIV&AIDS
daripada tidak sama sekali.

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: Komunikasi > Public Relations
Divisions: Fakultas ISIP > Ilmu komunikasi
Date Deposited: 29 May 2013 08:41
Last Modified: 29 May 2013 08:41
URI: https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/1878

Actions (login required)

View Item
View Item