SETIADI, FRANSISKUS BORGIA (2019) MUSEUM GULA GONDANG BARU DI KABUPATEN KLATEN. S1 thesis, UAJY.
TA15695.pdf
Restricted to Repository staff only
File Pdf (10MB)
Abstract
PG Gondang Baru (yang dulu bernama PG Gondang Wiangoen) merupakan
pabrik gula yang dibangun pada masa kolonialisme Belanda. Pabrik ini dibangun
sebagai bentuk penerapan salah satu dari tiga pilar (gold, glory, gospel) bangsa
Eropa menjajah bangsa lain yaitu gold. Tanah yang subur di daerah jajahan
menghasilkan tanaman komoditi yang memiliki nilai jual tinggi dan dari banyak
tanaman komoditi tersebut tebu merupakan tanaman yang banyak ditaman,
terutama di pulau Jawa dan Sumatara.
Pabrik gula yang dibangun oleh Belanda tersebut membawa ilmu tektonika
Eropa dan secara tidak langsung membaur dan beradaptasi dengan iklim tropis yang
ada di Indonesia. Bangunan-bangunan lain seperti rumah administrator pabrik pun
turut mengadopsi tektonika Eropa namun dengan adaptasi dengan iklim sekitar.
Lama kelamaan bangunan pabrik dan bangunan pendukung tersebut menjadi
kawasan industri gula yang memiliki kekhasan bangunan Eropa yang berbeda.
Bukan bangunan Eropa namun bukan juga bangunan pribumi (Jawa).
Namun sekarang setelah kejayaan industri gula yang ada pada masa
penjajahan Belanda hingga tahun 1970an berakhir, bangunan-bangunan tersebut
mulai tidak terawat dan terancam ambruk. PG Gondang Baru sebagai saksi sejarah
dari kejayaan industri gula Indonesia dan berkembangnya kota Klaten memiliki
nilai sejarah tinggi. Untuk itu diperlukan solusi untuk menjaga warisan sejarah
tersebut agar sejarah kejayaan gula Indonesia bukan hanya menjadi omong kosong
belaka, pernah ada namun tanpa bukti sejarah.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | kejayaan, pabrik, benda koleksi, museum |
| Subjects: | Arsitektur > Bangunan Arsitektural Penelitian Dosen > Arsitektur > Bangunan Arsitektural |
| Divisions: | Fakultas Teknik > Program Studi Arsitektur |
| Date Deposited: | 12 Apr 2019 04:22 |
| Last Modified: | 12 Apr 2019 04:22 |
| URI: | https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/18327 |
