Paila, Elfrida Susanti (2019) PERBANDINGAN PRODUKTIVITAS TUKANG BERDASARKAN PERBEDAAN LATAR BELAKANG BUDAYA PADA PROYEK BANGUNAN GEDUNG. S1 thesis, UAJY.
TS160320.pdf
File Pdf (1MB)
TS160321.pdf
File Pdf (111kB)
TS160322.pdf
File Pdf (111kB)
TS160323.pdf
File Pdf (505kB)
TS160324.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (409kB)
TS160325.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (698kB)
TS160326.pdf
File Pdf (1MB)
Abstract
Pada proses konstruksi diharapkan agar proyek dapat diselesaikan dalam
waktu yang cepat, biaya yang murah, dan kualitas yang baik. Untuk menunjang
jalannya proyek konstruksi dibutuhkan sumber daya manusia. Jika memiliki
sumber daya manusia yang berkualitas baik maka sumber daya yang lainnya akan
dapat dikelola dengan baik sehingga menghasilkan suatu pekerjaan yang efisien dan
efektif. Ketersediaan sumber daya manusia yang berkualitas baik akan menunjang
keberhasilan dalam suatu proyek konstruksi. Salah satu indikator sumber daya
manusia itu berkualitas baik adalah tingkat produktivitas yang dimilikinya. Tingkat
produktivitas tukang berbeda-beda, salah satu hal yang mempengaruhi
produktivitas adalah latar belakang budaya.
Penelitian ini membahas tentang perbandingan produktivitas tukang yang
memiliki suku yang berbeda, yaitu suku Jawa dan Madura. Penelitian dilakukan
pada salah satu proyek konstruksi di surabaya, dengan melakukan pengamatan
langsung di lapangan dengan metode rated activity sampling dan studi literatur.
Pekerjaan yang diteliti yaitu pekerjaan pembesian meliputi pembesian
balok, pembesian kolom praktis, pembesian kolom, dan pemotongan besi.
Pengolahan data dilakukan dengan menggunakan metode rated activity sampling
dengan menghitung standard time dan volume pekerjaan dari masing-masing jenis
pekerjaan pembesian yang kemudian produktivitas antar suku akan dibandingkan.
Berdasarkan analisis yang dilakukan diperoleh hasil produktivitas tukang
suku Madura pada jam kerja normal pekerjaan pembesian balok lebih tinggi 13%;
pada pekerjaan pembesian kolom praktis lebih tinggi 13%; pada pekerjaan
pembesian kolom lebih tinggi 38%; dan pekerjaan pemotongan besi lebih tinggi
28% dibandingkan dengan tukang bersuku Jawa. Sedangkan hasil analisis
produktivitas tukang suku Jawa dan Madura pada jam kerja lembur menunjukkan
produktivitas tukang suku Madura pada pekerjaan pembesian balok lebih tinggi
33%; pekerjaan pembesian kolom lebih tinggi 20%; dan pekerjaan pemotongan besi
lebih tinggi 17 %.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Produktivitas, Tukang, Rated Activity Sampling, Kebudayaan. |
| Subjects: | Sipil > Manajemen Konstruksi Sipil > Manajemen Konstruksi |
| Divisions: | Fakultas Teknik > Program Studi Teknik Sipil |
| Date Deposited: | 15 Mar 2019 06:25 |
| Last Modified: | 15 Mar 2019 06:25 |
| URI: | https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/17620 |
