Setiawan, Giovan (2011) PERANCANGAN PELAT DASAR KOLOM PADA RANGKA BAJA DENGAN BRESING KONSENTRIK KHUSUS. S1 thesis, UAJY.
0TS12745.pdf
File Pdf (964kB)
1TS12745.pdf
File Pdf (164kB)
2TS12745.pdf
File Pdf (841kB)
3TS12745.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (582kB)
4TS12745.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (890kB)
5TS12745.pdf
File Pdf (113kB)
Abstract
Baja merupakan salah satu material yang banyak digunakan oleh konstruksi bangunan,
khususnya konstruksi bangunan tinggi. Karakteristik bangunan baja yang lebih ringan
dibandingkan beton, memiliki kekerasan (hardness) dan kekuatan tarik (tensile strength) yang
tinggi sangat sesuai dalam dunia konstruksi. Daktilitas yang dimilikinya juga sangat memadai
dalam perencanaan yang memperhitungkan beban gempa.
Pelat dasar kolom merupakan pelat baja yang berperan sebagai penghubung antara
struktur atas dan struktur bawah dan berfungsi untuk memancarkan beban dari kolom menuju
struktur di bawahnya. Pelat dasar menjadi bagian yang paling terakhir didesain tetapi menjadi hal
pertama yang dibutuhkan pada jobsite. Mengacu dari hal itu maka perancangan pelat dasar
kolom membutuhkan banyak hal yang dipertimbangkan dan perlu dilakukan secara detail. Hal
ini bertujuan untuk mengetahui desain dan detail yang optimal untuk pelat dasar kolom saat
menerima beban gempa.
Metodologi yang digunakan dalam penulisan ini adalah metode pendekatan terhadap
literatur yang dibuat oleh Prof. Abolhassan Astaneh-Asl, Ph.D., P.E. dengan judul Seismic
Behavior and Design of Base Plates in Braced Frames (Juni 2008) dan disertai dengan contoh
perhitungan. Struktur yang akan dianalisis adalah bangunan baja 5 lantai dengan sistem rangka
bresing konsentrik khusus, dan tipe bresing yang digunakan adalah tipe x-bracing dua lantai.
Perancangan dan pendesainan pelat dasar kolom dilakukan dengan mempertimbangkan gaya –
gaya yang bekerja sewaktu menerima beban gempa. Gaya yang bekerja adalah gaya aksial searah
gravitasi, gaya tarik, gaya geser, dan momen. Dalam penulisan ini perancangan pelat dasar
kolom tidak memperhitungkan momen. Pendetailan akan dilakukan terhadap dimensi pelat dasar,
baut pelat dasar, spesisemen di bawah pelat, fondasi di bawah spesisemen, pengelasan, serta
detail untuk menahan gaya geser yang bekerja.
Dari hasil perancangan pelat dasar kolom didapat dimensi pelat dasar kolom
menggunakan 80 cm x 80 cm, dengan tebal 14 cm. Dan untuk menahan gaya geser yang bekerja
digunakan balok baja W12X79 dengan stud yang di sambung ke pelat dasar dengan
menggunakan pelat buhul kemudian balok baja dibungkus oleh balok beton dengan tulangan.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | SRBKK, X-bresing dua lantai, pelat dasar kolom |
| Subjects: | Sipil > Struktur Sipil > Struktur |
| Divisions: | Fakultas Teknik > Program Studi Teknik Sipil |
| Date Deposited: | 27 May 2013 13:28 |
| Last Modified: | 27 May 2013 13:28 |
| URI: | https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/1759 |
