Mahendra, Adrianus Adhika (2011) STUDI TENTANG PENYEBAB KETERLAMBATAN DALAM PELAKSANAAN PROYEK KONSTRUKSI. S1 thesis, UAJY.
0TS12478.pdf
File Pdf (699kB)
1TS12478.pdf
File Pdf (54kB)
2TS12478.pdf
File Pdf (81kB)
3TS12478.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (65kB)
4TS12478.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (246kB)
6TS12478.pdf
File Pdf (220kB)
Abstract
Setiap proyek konstruksi lazimnya mempunyai rencana pelaksanaan yang tertentu, kapan
pelaksanaan proyek tersebut harus dimulai, kapan harus diselesaikan, dan bagaimana proyek tersebut
akan dikerjakan, serta bagaimana penyediaan sumber dayanya. Pembuatan rencana dan jadwal
pelaksanaan proyek selalu mengacu pada kondisi anggapan-anggapan dan prakiraan yang ada pada saat
rencana dan jadwal tersebut dibuat, karena itu masalah akan timbul apabila terjadi ketidaksesuaian
antara prakiraan dan anggapan dengan kenyataan yang sebenarnya. Dampak umum yang sering terjadi
adalah keterlambatan waktu pelaksanaan proyek, disamping meningkatnya biaya pelaksanaan proyek
Penelitian ini dilaksanakan melalui penyebaran kuisioner, dengan responden adalah kontraktor
klasifikasi menengah (M) dan kontraktor klasifikasi kecil (K) yang berada di wilayah Daerah Khusus
Ibukota Jakarta. Analisis data dilakukan dengan menghitung indeks perjenis / mean, serta melakukan
pengujian analisis dengan menggunakan SPSS 16 dan pengujian korelasi ranking spearman. Hasil
analisis data, menunjukkan bahwa dari kontraktor klasifikasi menengah (M) berpendapat tinjauan aspek
dan sebab keterlambatan yang paling "sangat menentukan" yakni metode konstruksi/pelaksanaan kerja
yang salah atau tepat, ketidaksepahaman aturan pembuatan gambaar kerja, kelambatan penyediaan alat
. bahan dll, yang disediakan kontraktor, kelalaian/keterlambatan oleh sub kontraktor pekerjaan, banyak
hasil perkerjaan yang harus diperbaiki/diulang karena cacat/tidak benar, dan terjadi hal-hal yang tak
terduga seperti kebakaran, banjir, badai/angin ribut, gempa bumi, tanah longsor, cacat amat buruk.
Sedangkan kontraktpr klasifikasi kecil (K) berpendapat tinjauan aspek dan sebab keterlambatan yang
paling "sangat menentukan" yakni penetapan jadwal proyek yang amat ketat oleh pemilik, adanya
permintaan perubahan atas pekerjaan yang telah selesai, koordinasi dan komunikasi yang buruk antar
bagian-bagian dalam organisasi kerja kontraktor, kelalaian/keterlambatan oleh sub kontraktor
pekerjaan, proses persetujuan ijin kerja yang bertele – tele dan terjadinya hal-hal yang tak terduga
seperti kebakaran, banjir, badai/angin ribut, gempa bumi, tanah longsor, cacat amat buruk.
Sementara analisis dengan pengujian ranking spearman menunjukkan adanya korelasi sebesar
0,228 namun tidak signifikan dan terdapat beberapa perbedaan pendapat antara kontraktor klasifikasi
menengah dengan kontraktor klasifikasi kecil di beberapa aspek, dikarenakan keduanya mempunyai
masalah pribadi masing – masing di dalam tinjauan aspek dan sebab keterlambatan.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | keterlambatan, kontraktor klasifikasi menengah (M), kontraktor klasifikasi kecil (K), tinjauan aspek dan sebab keterlambatan |
| Subjects: | Sipil > Manajemen Konstruksi Sipil > Manajemen Konstruksi |
| Divisions: | Fakultas Teknik > Program Studi Teknik Sipil |
| Date Deposited: | 27 May 2013 11:43 |
| Last Modified: | 27 May 2013 11:43 |
| URI: | https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/1749 |
