Sebayang, Rika Arjuni Br (2011) EVALUASI KINERJA RUAS JALAN MALIOBORO YOGYAKARTA. S1 thesis, UAJY.
0TS12397.pdf
File Pdf (612kB)
1TS12397.pdf
File Pdf (528kB)
2TS12397.pdf
File Pdf (86kB)
3TS12397.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (246kB)
4TS12397.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (198kB)
5TS12397.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (396kB)
6TS12397.pdf
File Pdf (121kB)
Abstract
Menurut Manual Kapasitas Jalan Indonesia, 1997 untuk memeperoleh perilaku lalu lintas
yang diinginkan berkaitan dengan kapasitas, kecepatan dan sebagainya. Adapun cara yang paling
cepat untuk menilai hasilnya adalah dengan melihat derajat kejenuhan dari segmen Jalan
tersebut. Jika derajat kejenuhan yang diperoleh terlalu tinggi (DS>0,75), maka ruas Jalan
tersebut perlu dilakukan pembenahan atau penataan kembali.
Dari hasil penelitian yang telah dilakukan pada tanggal 25 Desember 2010 dan 26
Desember 2010 jam 18.00-21.00, maka setelah di analisis dan diperoleh arus lalu lintas Jalan
Malioboro tersebut sebesar 2351,6 Smp/jam, sedangkan kapasitas Jalan Malioboro 2805 maka
dapat diperoleh nilai derajat kejenuhannya yaitu 0,836. Untuk analisis kecepatan digunakan
metode following car method dan diperoleh waktu tempuh rata-rata 29,55 detik, waktu henti rata
rata 0,68 detik, kecepatan perjalanan rata rata 12,19 km/jam dan kecepatan bergerak rata rata
10,10 km/jam. Oleh karena itu dilakukan analisis karakteristik aliran lalu lintas dan di peroleh
hasil nilai arus maksimum 7905kend/km/2lajur terjadi pada kondisi kepadatan 962 kend/km/2
jalur dan bergerak dengan kecepatan 43,87 km/jam.
Dari hasil penelitian diketahui bahwa derajat kejenuhan ruas Jalan Malioboro adalah
0,836. Oleh karena itu disarankan untuk menurunkan derajat kejenuhan tersebut. Adapun cara
yang di tempuh untuk menurunkan derajat kejenuhan tersebut adalah menetapkan batas
kecepatan pada ruas Jalan Malioboro dan pengaturan lalu lintas disempurnakan seperti
penambahan rambu-lalu lintas dan marka jalan. Untuk menaikkan kecepatan yang ada ruas Jalan
Malioboro yaitu dengan cara mengurangi faktor tundaan. Adapun cara untuk mengurangi
tundaan yaitu dengan cara memperbaiki geometrik jalan dan kondisi lalu lintas di ruas Jalan
Malioboro. Setelah dilakukan penelitian karakteristik aliran lalu lintas maka, diproleh grafik
Hubungan matematis antara aliran kepadatan, aliran kecepatan dan kecepatan dan kepadatan.
Oleh karena itu aliran yang tepat untuk ruas Jalan Malioboro tersebut adalah aliran kecepatan
dan kepadatan.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kapasitas, Kecepatan, Derajat Kejenuhan dan Karakteristik aliran |
| Subjects: | Sipil > Manajemen Konstruksi Sipil > Manajemen Konstruksi |
| Divisions: | Fakultas Teknik > Program Studi Teknik Sipil |
| Date Deposited: | 27 May 2013 11:41 |
| Last Modified: | 27 May 2013 11:41 |
| URI: | https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/1748 |
