Yuliani, Indah (2010) PERENCANAAN DAN PERANCANGAN PENGEMBANGAN BANDAR UDARA TUNGGUL WULUNG CILACAP. S1 thesis, UAJY.

Text (Halaman Judul)
0TA12663.pdf

File Pdf (2MB)
Text (Bab I)
1TA12663.pdf

File Pdf (886kB)
Text (Bab II)
2TA12663.pdf

File Pdf (7MB)
Text (Bab III)
3TA12663.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (1MB)
Text (Bab IV)
4TA12663.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (1MB)
Text (Bab V)
5TA12663.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (3MB)
Text (Bab VI)
6TA12663.pdf

File Pdf (421kB)

Abstract

Kabupaten Cilacap, adalah salah satu kabupaten di Provinsi Jawa Tengah. Ibu kotanya adalah
Cilacap. Luas wilayahnya sekitar 225.360,84 hektar. Jumlah penduduk sekitar 1.652.019 jiwa.
Kabupaten Cilacap tercatat memiliki beberapa objek wisata yang kerap dikunjungi, baik oleh
wisatawan domestic dan mancanegara. Cilacap dikenal sebagai kota industri, sehingga mayoritas
masyarakat Jawa Tengah mengenal Cilacap dari sektor industrinya. Cilacap mulai mendapat predikat
sebagai kota industri pada tahun 1974, jumlah keseluruhan industri besar yang ada di wilayahnya
sebanyak 31 unit. Mengingat begitu luasnya wilayah Kabupaten Cilacap, pernah muncul wacana
pemekaran di tengah masyarakat, dengan harapan agar urusan administratif bagi warga yang
bertempat tinggal jauh dari Ibukota dapat lebih ditingkatkan lagi pelayanannya. Cilacap memiliki
beberapa sarana transportasi yang dapat digunakan untuk menunjang kegiatan industri dan
pariwisata antara lain, moda transportasi darat berupa kereta api dan bus, moda transportasi laut
berupa kapal, sedangkan moda transportasi udara berupa pesawat terbang.
Bandar Udara Tunggul Wulung di Cilacap dapat memberikan pengaruh yang besar terhadap
perkembangan Kota Cilacap khususnya yang berhubungan dengan pencapaian dari suatu tempat ke
tempat lain dengan jarak yang sangat jauh. Bandar Udara ini semula hanya merupakan Bandar
Udara perintis yang saat ini akan dikembangkan oleh Pemerintah Kabupaten menjadi Bandar Udara
komersial karena semakin meningkatnya perkembangan kebutuhan transportasi udara.
Pengembangan Bandar Udara dilakukan dengan pengolahan sirkulasi yang akan
memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi penumpang, dan dengan pendekatan arsitektur
modern dengan salah satu alirannya yaitu fungsional yang memiliki ciri bentuk yang mengikuti
fungsi, diharapkan Bandar Udara Tunggul Wulung dapat menjadi landmark baru bagi kota Cilacap.
Saat ini banyak masyarakat luas tidak mengenal Cilacap dengan baik, sebagian besar masyarakat
mengenal Cilacap dari Pulau Nusakambangan yang beberapa tahun terakhir menjadi sorotan karena
digunakan untuk menahan beberapa tawanan yang berbahaya. Tunggul Wulung yang merupakan
gerbang kota justru tidak banyak dikenal oleh masyarakat luas. Dengan pengembangan yang
dilakukan, Bandar Udara Tunggul Wulung ini berpeluang menjadi landmark baru bagi Cilacap.

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: Arsitektur > Lingkungan Kawasan
Penelitian Dosen > Arsitektur > Lingkungan Kawasan
Divisions: Fakultas Teknik > Program Studi Arsitektur
Date Deposited: 23 May 2013 11:45
Last Modified: 23 May 2013 11:45
URI: https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/1662

Actions (login required)

View Item
View Item