SARI, RUTIA (2018) ANALISIS PERBANDINGAN FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB KETERLAMBATAN PEKERJAAN PROYEK KONSTRUKSI DI PROVINSI D.I. YOGYAKARTA DAN KALIMANTAN TENGAH. S1 thesis, UAJY.
TS154330.pdf
File Pdf (2MB)
TS154331.pdf
File Pdf (88kB)
TS154332.pdf
File Pdf (94kB)
TS154333.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (123kB)
TS154334.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (130kB)
TS154335.pdf
File Pdf (3MB)
Abstract
Pekerjaan konstruksi di Indonesia saat ini berkembang dengan pesat.
Namun tidak jarang terdapat kendala dalam pelaksanaan pekerjaan konstruksi di
Indonesia sehingga pada saat pelaksanaan pekerjaan terjadi keterlambatan dan apa
yang direncanakan tidak berjalan dengan sebagaimana mestinya. Dengan kondisi
geografis sebagai Negara kepulauan, kemungkinan besar indikator penyebab
keterlambatan konstruksi di setiap daerah di Indonesia akan berbeda. Atas dasar
itu maka penulis mencoba melakukan penelitian mengenai perbandingan faktorfaktor
keterlambatan proyek konstruksi di provinsi D.I Yogyakarta dan
Kalimantan Tengah. Tujuan dari penelitian ini adalah : (1) Menganalisis faktorfaktor
yang mempengaruhi kerterlambatan pekerjaan proyek konstruksi di
provinsi D.I Yogyakarta dan Kalimantan Tengah. (2) Membandingkan peringkat
faktor-faktor yang mempengaruhi keterlambatan pekerjaan proyek konstruksi di
provinsi D.I Yogyakarta dan Kalimantan Tengah.
Sampel dari penelitian ini di dapatkan dengan menyebarkan kuisioner
konstruksi di provinsi D.I Yogyakarta dan beberapa kota di Kalimantan Tengah.
Sampel penelitian ini merupakan perusahaan kontraktor yang sedang atau telah
melaksanakan proyek kontruksi yang ada di provinsi Yogyakarta dan Kalimantan
Tengah masing-masing sebanyak 20 responden.
Hasil Penelitian ini menunjukan bahwa faktor yang menduduki peringkat
pertama di Provinsi DIY adalah faktor tenaga kerja, peringkat kedua adalah faktor
perubahan, dan peringkat ketiga adalah faktor kontrol dan evaluasi pekerjaan.
Sedangkan di Provinsi Kalimantan Tengah faktor peralatan yang menduduki
peringkat pertama, peringkat kedua adalah faktor tenaga kerja, dan yang
menduduki peringkat ketiga adalah faktor manajerial. Faktor yang menduduki
peringkat terakhir di Provinsi DIY adalah faktor pemerintah, peringkat kedua dari
terakhir adalah faktor lokasi, dan peringkat ketiga dari terakhir adalah faktor
lingkungan. Sedangkan di Provinsi Kalimantan Tengah faktor lingkungan
menduduki peringkat terakhir, faktor yang menduduki peringkat kedua dari yang
terakhir adalah faktor kontrol dan evaluasi pekerjaan, dan yang menduduki
peringkat ketiga dari yang terakhir adalah faktor lokasi.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Faktor Keterlambatan, Proyek Konstruksi, Yogyakarta, Kalimantan Tengah. |
| Subjects: | Sipil > Manajemen Konstruksi Sipil > Manajemen Konstruksi |
| Divisions: | Fakultas Teknik > Program Studi Teknik Sipil |
| Date Deposited: | 13 Feb 2019 03:50 |
| Last Modified: | 13 Feb 2019 03:50 |
| URI: | https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/16588 |
