NGGANDI, RAMBU DESI NATALIA (2011) LANDASAN KONSEPTUAL PERENCANAAN DAN PERANCANGAN RUMAH BERMAIN DAN PENITIPAN ANAK DI YOGYAKARTA. S1 thesis, UAJY.
0TA12557.pdf
Download (1MB) | Preview
1TA12557.pdf
Download (626kB) | Preview
2TA12557.pdf
Download (870kB) | Preview
3TA12557.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
4TA12557.pdf
Restricted to Registered users only
Download (8MB)
5TA12557.pdf
Download (2MB) | Preview
Abstract
Perkembangan zaman menimbulkan kesulitan dalam setiap segi kehidupan
manusia, termasuk perekonomian. kesulitan ekonomi mengakibatkan biaya hidup yang
semakin tinggi sehingga setiap orang dituntut bekerja keras untuk memenuhi kebutuhan
hidupnya. Sebagian besar penduduk Indonesia terutama di kota-kota besar menghabiskan
waktunya untuk bekerja dikantor atau ditempat lain. Para orangtua kekurangan waktu
dalam mendidik dan mengasuh anak, sehingga peran mereka mulai tergantikan dengan
kehadiran pengasuh anak dan tempat penitipan anak. Pengasuhan yang tepat sejak usia
dini akan menimbulkan dampak yang positif bagi perkembangan anak dimasa yang akan
datang. Begitu pentingnya pendidikan dan pengasuhan yang tepat bagi anak sejak usia
dini, sehingga bagi pasangan suami-istri yang dua-duanya bekerja memerlukan tempat
yang tepat untuk menitipkan anaknya untuk sementara waktu ketika mereka bekerja.
Tempat Penitipan Anak dan Kelompok bermain merupakan salah satu alternatif
Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). PAUD di Yogyakarta khususnya tempat penitipan
anak dan kelompok bermain belum dibangun secara khusus untuk melayani kebutuhan
anak akan fasilitas pendidikan anak usia dini. Selain itu juga anak-anak pada usia dini
masih banyak yang belum mendapatkan pendidikan usia dini, khususnya di Daerah
Istimewa Yogyakarta. Oleh karena itu di Yogyakarta perlu dibangun tempat penitipan anak
dan kelompok bermain untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan fasilitas tersebut.
Rumah bermain dan penitipan anak yang akan dirancang ini diperuntukkan untuk anak
berumur 1 – 5 tahun, yang dimulai dari pukul 08.00 sampai 18.00.
Konsep perencanaan dan perancangan Rumah Bermain dan Penitipan Anak Di
Yogyakarta adalah kenyamanan secara fisik dan psikis bagi anak-anak usia 1 – 5 tahun.
Kenyamanan secara fisik diwujudkan melalui penerapan standar ruang bagi anak pada
ruang dalam dan ruang luar. Psikologi anak digunakan sebagai pendekatan dalam
mewujudkan kenyamanan secara psikis bagi anak-anak. Psikologi anak usia 1 – 5 tahun
terdiri dari 3 tahap penting yaitu : dependensi (ketergantungan) pada anak usia 1 – 2
tahun, realisasi diri pada anak usia 3 tahun dan sosialisasi pada anak usia 4 – 5 tahun.
Tiga tahap tersebut menjadi kata kunci psikologis anak yang kemudian diterjemahkan ke
dalam bahasa arsitektur yaitu safety, aktualisasi dan interaksi. Konsep Oscar Newman
yaitu defensible space digunakan untuk mewujudkan safety pada desain ruang dalam dan
ruang luar. Defensible space melalui membagi hirarki ruang menjadi tiga bagian (ruang
publik, ruang semipublik dan ruang privat), pengawasan alami (natural surveillance), dan
pemilihan lokasi bangunan di lokasi yang aman. Anak usia 3 tahun mengaktualisasikan
dirinya melalui 3 bakat yaitu intelektual umum, seni visual dan pertunjukan dan
psikomotorik. Kata kunci dari masing bakat tersebut yaitu : keseimbangan asimetris, irama,
dan dinamis. Tiga kata tersebut kemudian ditransformasikan ke dalam elemen-elemen
ruang dalam yaitu dinding, lantai dan plafond. Sosialiasi diwujudkan dalam desain melalui
social distance (konsep Edwaed T. Hall) yang kemudian ditransformasikan dalam elemenelemen
ruang dalam dan ruang luar.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Safety, Aktualisasi dan Sosialisasi. |
| Subjects: | Arsitektur > Bangunan Arsitektural Penelitian Dosen > Arsitektur > Bangunan Arsitektural |
| Divisions: | Fakultas Teknik > Program Studi Arsitektur |
| Depositing User: | Editor UAJY |
| Date Deposited: | 23 May 2013 11:26 |
| Last Modified: | 23 May 2013 11:26 |
| URI: | https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/1657 |
