Prasasti, Kharlina Rhiza (2011) PUSAT PERAWATAN KULIT DAN SPA TRADISIONAL UNTUK WANITA DI YOGYAKARTA BERDASARKAN ARSITEKTUR TRADISIONAL JAWA. S1 thesis, UAJY.
0TA12515.pdf
Download (572kB) | Preview
1TA12515.pdf
Download (1MB) | Preview
2TA12515.pdf
Download (7MB) | Preview
3TA12515.pdf
Restricted to Registered users only
Download (6MB)
4TA12515.pdf
Restricted to Registered users only
Download (6MB)
5TA12515.pdf
Restricted to Registered users only
Download (29MB)
6TA12515.pdf
Download (7MB) | Preview
Abstract
Kebutuhan akan perawatan bagi tubuh dan jiwa pada saat ini sangat dibutuhkan bagi
kaum wanita. Hal ini didasari akan padatnya aktivitas wanita seperti bekerja atau bersekolah dan
mengurus kebutuhan dalam rumah. Fasilitas perawatan bagi tubuh dan jiwa di Yogyakarta telah
banyak berkembang dan tersebar di berbagai kota, yang paling diminati adalah perawatan yang
tradisional. Dari cara perawatannya, banyak digunakan cara perawatan ala putri keraton Jawa
dan fasilitas perawatan di Yogyakarta sangat jarang yang menonjolkan suasana dan bentuk
bangunan Jawa yang khas. Dari permasalahan tersebut, penulis ingin membuat suatu wadah
perawatan kulit dan spa tradisional bagi tubuh dan jiwa dengan konsep arsitektur rumah Jawa di
kota Yogyakarta, yang juga merupakan kota budaya, Konsep arsitektur Jawa juga memiliki unsur
alami dari segi tata bangunan dalam ruangan. Dengan memanfaatkan unsur alami tersebut,
diharapkan bangunan pusat perawatan kulit dan spa dapat menjadi bangunan yang hemat dalam
penggunaan energi sehingga kebutuhan energi bangunan tidak dibebankan kepada tujuan pasar
bagi wanita kalangan menengah. Dalam mencari konsep bangunan bagi perawatan kulit dan spa,
pola tata massa menggunakan konsep zona bangunan rumah tradisional Jawa yang dipadukan
tata massa bangunan menggunakan bentuk teori dari Ching sebagai sarana dalam mencapai
bentuk susunan ruang yang tepat bagi bangunan komersial. Untuk menonjolkan kesan
tradisional, bentuk bangunan seluruhnya mengadopsi bangunan rumah Jawa di Yogyakarta dari
bentuk atap hingga kaki bangunan serta konsep relaksasi dengan memasukkan unsur alam
kedalam ruangan, sebab dengan adanya ruang yang terbuka, suatu ruangan dapat menimbulkan
suasana yang tidak sesak. Karena perawatan memerlukan keprivasian, maka tiap ruang yang
memiliki ruang terbuka tersebut tetap diberi ruang batas visual dari luar ke dalam. Dengan ruang
yang terbuka pula, kebutuhan akan pencahayaan dan penghawaan dalam bangunan dapat
memanfaatkan energi matahari dan hembusan angin.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | perawatan kulit dan spa, konsep bangunan tradisional Jawa, konsep relaksasi |
| Subjects: | Arsitektur > Bangunan Arsitektural Penelitian Dosen > Arsitektur > Bangunan Arsitektural |
| Divisions: | Fakultas Teknik > Program Studi Arsitektur |
| Depositing User: | Editor UAJY |
| Date Deposited: | 23 May 2013 11:15 |
| Last Modified: | 23 May 2013 11:15 |
| URI: | https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/1653 |
