TASLIM, KENNY (2018) IMPLEMENTASI 6S DI PEMPEK YANNI PALEMBANG. S1 thesis, UAJY.
TI076490.pdf
File Pdf (783kB)
TI076491.pdf
File Pdf (280kB)
TI076492.pdf
File Pdf (515kB)
TI076493.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (514kB)
TI076494.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (1MB)
TI076495.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (3MB)
TI076496.pdf
File Pdf (352kB)
Abstract
Pempek Yanni Palembang merupakan salah satu UKM yang ada di Jakarta Timur.
Berdasarkan hasil observasi, permasalahan yang ditemukan yaitu area kerja yang
belum maksimal. Pempek Yanni Palembang belum memiliki standar waktu proses
produksi yang tetap akibat area kerja yang belum maksimal yang menyebabkan
waktunya berubah-ubah. Waktu produksi yang tidak tetap membuat pelayanan ke
konsumen menjadi tidak maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan
metode 6S dengan audit checlist 6S yang dikembangkan Todd MacAdam untuk
minimasi waktu proses produksi. Penelitian ini untuk memperbaiki area kerja yang
sekarang menjadi lebih tertata rapi. Audit 6S ini akan dilakukan sebelum dan
setelah penerapan 6S untuk mengetahui apakah ada perubahan waktu proses
produksi antara sebelum dan sesudah implementasi
Pelaksanaan penelitian di Pempek Yanni Palembang memiliki beberapa tahap
yaitu tahap pendahuluan, identifikasi masalah, perumusan masalah, tujuan
penelitian, batasan masalah, pengambilan data dan evaluasi sebelum
implementasi 6S, implementasi 6S, pengambilan data dan evaluasi setelah
imlementasi, pengolahan data aktu proses pembuatan pempek, dan tahap akhir.
Hasil dari audit 6S yang dilakukan di Pempek Yanni Palembang sebelum dilakukan
implementasi 6S menunjukkan bahwa terdapat 11 kegiatan dari pilar kegiatan
sort, set in order, shine, dan standardize yang nilainya masih dibawah 3 atau
dibawah nilai batas yang diterima, sehingga perlu untuk dilakukan implementasi
perbaikan. Elemen sort akan memperbaiki pilar kegiatan nomor 1, 2, dan 4, elemen
set in order akan memperbaiki pilar kegiatan nomor 6, 7, dan 9, elemen shine akan
memperbaiki pilar kegiatan nomor 11, 12, dan 16, elemen standardize akan
memperbaiki pilar kegiatan nomor 19, elemen sustain akan memperbaiki pilar
kegiatan nomor 29, dan elemen safety tidak melakukan perbaikan. Audit checklist
6S setelah implementasi 6S menunjukan bahwa setiap kegiatan yang ada pada
audit checklist 6S memperoleh score sebesar 3 yang berarti adanya penerapan
6S yang dilakukan. Implementasi 6S di Pempek Yanni Palembang terbukti
mengurangi waktu proses produksi pempek kapal selam. Hal ini ditunjukkan
dengan adanya penurunan rata-rata waktu proses produksi pempek kapal selam
sebelum dan setelah implementasi sebesar 2,5733%.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | 6S (sort, set in order, shine, standardize, sustain, dan safety), Audit Checklist 6S, Waktu Proses Produksi |
| Subjects: | Teknik Industri > Produksi |
| Divisions: | Fakultas Teknologi Industri > Teknik Industri |
| Date Deposited: | 08 Feb 2019 03:42 |
| Last Modified: | 08 Feb 2019 03:42 |
| URI: | https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/16408 |
