KEZIA, APRILLIA (2018) EVALUASI PEMASANGAN GUIDING BLOCK JALUR KHUSUS PENYANDANG DIFABEL PADA TROTOAR DI BEBERAPA RUAS JALAN KOTA YOGYAKARTA. S1 thesis, UAJY.

Text (HALAMAN JUDUL)
TS151530.pdf

File Pdf (1MB)
Text (BAB I)
TS151531.pdf

File Pdf (198kB)
Text (BAB II)
TS151532.pdf

File Pdf (295kB)
Text (BAB III)
TS151533.pdf

File Pdf (530kB)
Text (BAB IV)
TS151534.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (247kB)
Text (BAB V)
TS151535.pdf

File Pdf (1MB)
Text (BAB VI)
TS151536.pdf

File Pdf (429kB)

Abstract

Pertumbuhan Difabel di Yogyakarta menjadi signifikan setelah terjadi

gempa tahun 2006. Di Sleman, misalnya sebelum gempa jumlah difabel tercatat

sebanyak 4.136 jiwa, dan setelah gempa naik menjadi 6.370 jiwa. Kota

Yogyakarta yang memiliki visi sebagai kota inklusif yang ramah dan terbuka bagi

segala lapisan masyarakatnya hendaknya dapat menerapkan layanan transportasi

publik ramah terhadap difabel, salah satunya Guiding Blocks sehingga Kota

Yogyakarta dapat dikatakan sebagai kota yang ramah dan terbuka untuk seluruh

lapisan masyarakatnya karena mampu mengatasi masalah dari sudut pandang

yang berbeda dan memiliki terobosan dalam menyelesaikan permasalahan yang

dibutuhkan oleh sebuah kota.

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi: (1) Pemasangan Guiding

Blocks pada beberapa ruas jalan di Yogyakarta agar terjamin dalam hal

keselamatan, kemudahan, kegunaan dan kemandirian, (2) mengukur kepuasan

penyandang difabel atas pemanfaatan guiding blocks. Aspek yang dilihat yaitu

layanan transportasi publik secara aktual dan layanan transportasi publik dari

sudut pandang penyandang difabel. Metode yang digunakan dalam penelitian ini

yaitu dengan teknik triangulasi, pendekatan servqual dan metoda ex pose facto

yaitu pemeriksaan terhadap data transportasi publik yang ditemui di Kota

Yogyakarta secara aktual dengan data standar aksesbilitas (Peraturan Menteri

Pekerjaan Umum No.30/PRT/M/2006 dan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum

No.03/PRT/M/2014).

Hasil dari penelitian diperoleh layanan transportasi publik secara aktual

berdasarkan indikator penilaian yaitu sarana pelayanan transportasi belum

memenuhi persyaratan aksesibilitas. Sedangkan layanan transportasi publik

menurut sudut pandang penyandang difabel, berdasarkan indikator penilaian yaitu

belum ramah terhadap difabel dan belum sesuai harapan. Dapat disimpulkan

bahwa penyandang difabel tidak puas terhadap kualitas pelayanan yang diberikan

pemerintah. Sehingga diperlukan langkah-langkah untuk mengembangkan

layanan transportasi publik ramah difabel untuk terwujudnya Yogyakarta kota

yang ramah.

Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: Guiding blocks, difabel, aksesibilitas, transportasi publik, kota yang ramah
Subjects: Sipil > Transportasi
Sipil > Transportasi
Divisions: Fakultas Teknik > Program Studi Teknik Sipil
Date Deposited: 06 Feb 2019 01:56
Last Modified: 06 Feb 2019 01:56
URI: https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/16248

Actions (login required)

View Item
View Item