Raden, Haryoseto (2018) ANALISIS LENTUR PELAT LANTAI KAYU SUSUN BERONGGA. S1 thesis, UAJY.
TS153440.pdf
File Pdf (1MB)
TS153441.pdf
File Pdf (317kB)
TS153442.pdf
File Pdf (454kB)
TS153443.pdf
File Pdf (413kB)
TS153444.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (995kB)
TS153445.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (1MB)
TS153446.pdf
File Pdf (644kB)
Abstract
Kayu untuk pelat lantai digunakan kayu yang memiliki berat jenis ringan,
yang berguna untuk mengurangi berat sendiri struktur. Kayu yang digunakan
untuk pembuatan pelat lantai adalah Kayu Pinus Radiata karena memiliki berat
jenis yang ringan yaitu 0,48 gr/cm3. Salah satu metode untuk pembuatan pelat
lantai kayu adalah metode pelat lantai kayu susun. Kayu yang berupa lembaran
papan, disusun tiga lapis dan disatukan dengan harapan dapat menahan beban
lentur yang besar. Lapis atas dan lapis bawah disusun searah dengan sambungan
berupa Tounge and Groove dan perekat PVAc, sedangkan lapis tengah pada pelat
lantai kayu ini menggunakan Plywood yang diberi void (rongga). Lapis atas,
tengah, dan bawah disatukan dengan shear connector berupa dowel. Penelitian
bertujuan untuk membandingkan kuat lentur pelat lantai kayu susun berongga
dengan pelat lantai kayu susun utuh.
Benda uji yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 4 buah. Terdiri
dari 2 buah pelat lantai kayu Pinus Radiata susun dengan lapis tengah Plywood
berongga berukuran panjang 1200mm, lebar 485 mm, dan tinggi 76 mm (untuk
lapis tengah di beri rongga) serta 2 buah pelat lantai kayu Pinus Radiata susun
dengan lapis tengah Plywood utuh berukuran panjang 1200mm, lebar 485 mm,
dan tinggi 76 mm. Semua benda uji akan diuji dengan pengujian kuat lentur,
untuk mengetahui beban yang dapat ditumpu oleh benda uji dan kuat lentur dari
benda uji tersebut. Pengujian kuat lentur pelat lantai kayu susun di uji dengan
third point loading test berdasarkan standar ASTM D198-05a. Pengamatan dari
pengujian berupa beban lentur, defleksi, kekakuan struktur, dan pola retak pelat
lantai kayu susun berongga maupun utuh.
Hasil penelitian beban lentur maksimal yang dapat ditumpu oleh pelat
lantai kayu susun berongga adalah 3952,907 kg dan pelat lantai kayu susun utuh
dapat menerima beban hingga 4330,356 kg, menurun tidak terlalu jauh hanya
sebesar 377,449 kg. Defleksi maksimal yang dapat ditumpu oleh pelat lantai kayu
susun berongga adalah 77,80 mm, sedangkan defleksi maksimal yang dapat
ditumpu oleh pelat lantai kayu susun utuh adalah 77,39 mm. Yang berarti bahwa
defleksi maksimal antara pelat lantai kayu susun berongga dan utuh cenderung
sama. Kekakuan struktur pelat lantai kayu susun berongga sebesar 155,64 kg/mm
dan kekakuan struktur pelat lantai kayu susun sebesar 190,62 kg/mm.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | pelat lantai kayu susun, beban lentur, defleksi |
| Subjects: | Civil Engineering > Structure |
| Divisions: | Fakultas Teknik > Program Studi Teknik Sipil |
| Date Deposited: | 07 Feb 2019 01:31 |
| Last Modified: | 07 Feb 2019 01:31 |
| URI: | https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/16220 |
