Yonatan, Florensius (2018) PENGGUNAAN SERBUK BAKTERIOSIN ISOLAT BAKTERI ASAM LAKTAT DARI RUSIP SEBAGAI BIOPRESERVATIF PADA BAKSO IKAN. S1 thesis, UAJY.
BL014260.pdf
File Pdf (1MB)
BL014261.pdf
File Pdf (262kB)
BL014262.pdf
File Pdf (368kB)
BL014263.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (628kB)
BL014264.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (1MB)
BL014265.pdf
File Pdf (744kB)
Abstract
Salah satu produk pangan yang banyak ditemukan di kalangan
masyarakat adalah bakso. Bakso merupakan produk olahan daging yang
cukup mudah untuk dilakukan dan diolah sehingga banyak disukai oleh
hampir seluruh lapisan masyarakat. Namun, bakso ikan memiliki masa
simpan yang pendek, yaitu hanya mampu bertahan selama 12 jam hingga 1
hari di suhu ruang yang disebabkan karena kandungan air yang cukup tinggi
sehingga mudah terkontaminasi. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan
untuk menghasilkan pengawet alami dengan memanfaatkan mikroorganisme
non patogen dan hasil metabolitnya untuk memperpanjang masa simpan
bakso ikan. Penelitian ini dilakukan dengan menghasilkan ekstrak bakteriosin
dari isolat bakteri asam laktat dari makanan fermentasi Rusip sebagai agen
biopreservatif. Ekstrak bakteriosin yang dihasilkan dibuat dalam bentuk
serbuk dengan metode Spray drying untuk memperpanjang umur simpan dari
bakteriosin dan agar tidak mempengaruhi kadar air bakso ikan. Rancangan
percobaan yang digunakan pada penelitian ini adalah Rancangan Acak
Lengkap (RAL) Faktorial, dengan 3 kali pengulangan dan bakso ikan yang
disimpan selama 3 hari. Bakso ikan diberi 3 perlakuan yaitu, perlakuan
bakteriosin 0% (kontrol), bakteriosin 2,5%, bakteriosin 5% dan bakteriosin
10%. Kualitas bakso ikan diuji secara kimia, mikrobiologis dan fisik selama
penyimpanan. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa serbuk
bakteriosin mampu menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus
aureus. Serbuk bakteriosin berpengaruh terhadap parameter jumlah mikrobia,
jumlah koloni Staphylococcus aureus, kadar protein, dan kadar air bakso
ikan, serta tidak berpengaruh terhadap parameter tingkat kekenyalan dan
warna. Serbuk bakteriosin tidak mampu berperan sebagai biopreservatif dan
memperpanjang masa simpan bakso ikan, namun dapat menurunkan jumlah
mikrobia pada bakso ikan.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Subjects: | Teknobiologi > Tekno Pangan |
| Divisions: | Fakultas Teknobiologi > Biologi |
| Date Deposited: | 30 Jan 2019 01:37 |
| Last Modified: | 30 Jan 2019 01:37 |
| URI: | https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/16191 |
