Puspitasari, Arum (2018) PERUBAHAN BUDAYA ORGANISASI BIKA AMBON LARIZO YOGYAKARTA DENGAN MENGGUNAKAN OCAI. S2 thesis, UAJY.
MM025270.pdf
File Pdf (887kB)
MM025271.pdf
File Pdf (186kB)
MM025272.pdf
File Pdf (674kB)
MM025273.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (358kB)
MM025274.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (866kB)
MM025275.pdf
File Pdf (1MB)
Abstract
Bika Ambon Larizo, merupakan perusahaan keluarga yang bergerak dalam
industri bakery yang dirintis sejak 1999 oleh pasangan suami-istri yaitu Bapak
Samuel Nata dan Ibu Wulantika. Kini telah berkembang dan memiliki 19 cabang
di kota Yogyakarta dan Jawa Tengah. Larizo memiliki 341 orang karyawan yang
terdiri dari penjaga toko dan bagian produksi yang terpusat di kawasan Monjali,
Jogja. Pada 2 Januari 2018 kepemimpinan Bika Ambon Larizo resmi berganti
pada generasi keduanya yang menjabat sebagai General Manager Bika Ambon
Larizo. Sebelum pergantian kepemimpinan perusahaan memiliki beberapa
permasalahan pada strukturalisasi, pembagian job description yang dirasa kurang
dijelaskan kepada karyawan sehingga memunculkan konflik sosial antar rekan
kerja yaitu saling iri satu dengan yang lain.
Dilihat dari bidang perusahaan yang bergerak pada bidang bakery, maka
manajer harus mempunyai praktik-praktik MSDM yang sesuai dengan karyawan
terutama dalam mempersiapkan strategi perusahaan untuk siap bersaing dengan
para kompetitor yang terus bertambah setiap tahunnya. Jika praktik-praktik
MSDM tidak sesuai atau tidak terpenuhi akan memiliki pengaruh terhadap kinerja
karyawan dan pertumbuhan perusahaan. Selain itu, yang terpenting adalah
perlunya pemahaman mengenai profil budaya organisasi yang saat ini ada serta
profil budaya organisasi yang diharapkan oleh para karyawannya untuk
membantu mengarahkan pihak manajemen merumuskan strategi perusahaan di
masa mendatang.
Budaya dapat disebut sebagai kunci keberhasilan, karena budaya
mempengaruhi perilaku individu di tempat kerja dan menjadi pengaruh yang baik
terhadap keberhasilan individu serta organisasi atau perusahaan. Penelitian ini
v
merupakan penelitian action research, dengan melibatkan 28 orang partisipan
yaitu jajaran manager level little, middle and top manager sebagai subjek
penelitian. Metode pengumpulan data dilakukan dengan pencarian data primer
melalui media internet, interview, kuesioner dan FGD (focus group discussion).
Diukur menggunakan Organization Culture Assesment Instrument (OCAI),
dengan tiga tahap proses penelitian yaitu tahap diagnosis profil budaya organisasi,
tahap intrepretasi strategi dan tahap implementasi strategi, yang dijabarkan
kedalam sembilan langkah-langkah praktis merumuskan perubahan strategi
organisasi.
Dari hasil diagnosis profil budaya organisasi yang dilakukan terdapat hasil
yaitu perusahaan Bika Ambon Larizo ingin memberi penekanan yang lebih besar
pada kuadran budaya Adhocracy, dan memberikan penekanan yang lebih kecil
pada kuadran budaya Market, serta memberikan penekanan tetap atau stabil dan
tidak berubah pada kuadran budaya Clan dan budaya Hierarchy. Pada tahap
interpretasi strategi para partisipan mengidentifikasi apa yang mereka ingin
lakukan dengan lebih, kurang atau sama banyaknya pada masing-masing tipe
budaya dalam analisis “Means-Does Not Means”. Mereka merumuskan rencana
tindakan untuk mengimplementasikan perubahan-perubahan yang diimplikasikan
oleh daftar tersebut dan memprakarsai sebuah strategi untuk mengubah budaya
organisasi. Hasil dari keseluruhan proses dalam penelitian ini menghasilkan
beberapa perencanaan strategi manajemen yang siap direalisasikan oleh
perusahaan Bika Ambon Larizo.
| Item Type: | Thesis (S2) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Budaya Organisasi, OCAI, perencanaan perubahan budaya organisasi. |
| Subjects: | Magister Manajemen > Sumber Daya Manusia |
| Divisions: | Pasca Sarjana > Magister Manajemen |
| Date Deposited: | 29 Aug 2018 10:02 |
| Last Modified: | 29 Aug 2018 10:02 |
| URI: | https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/15581 |
