Suranto, Rangga Bayu (2018) ANALISIS KINERJA TERMINAL CICAHEUM KOTA BANDUNG. S1 thesis, UAJY.

Text (Halaman Judul)
TS149560.pdf

File Pdf (751kB)
Text (BAB I)
TS149561.pdf

File Pdf (288kB)
Text (BAB II)
TS149562.pdf

File Pdf (223kB)
Text (BAB III)
TS149563.pdf

File Pdf (589kB)
Text (BAB IV)
TS149564.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (214kB)
Text (BAB V)
TS149565.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (1MB)
Text (BAB VI)
TS149566.pdf

File Pdf (5MB)

Abstract

Bandung merupakan salah satu kota besar di Indonesia dengan jumlah
penduduk yang banyak dan tingkat penggunaan kendaraan pribadi yang besar.
Bandung juga merupakan kota wisata yang sering dikunjungi wisatawan dalam
negeri maupun luar negeri sehingga pada akhir pekan maupun hari libur panjang
terjadi peningkatan jumlah kendaraan. Jumlah pendatang baru yang menetap di kota
Bandung juga akan terus meningkat. Terminal merupakan bagian dari prasarana
transportasi yang merupakan simpul sistem transportasi, sebagai sistem transportasi
maka fungsi terminal harus di tempatkan pada prioritas utama. Untuk meningkatkan
jumlah pemakaian kendaraan umum dibutuhkan terminal yang dapat melayani
tranportasi dengan baik. Penelitian dilakukan untuk mengetahui apakah Terminal
Cicaheum masih dapat melayani kendaraan umum yaitu Bus Antar Kota Antar
Propinsi (AKAP), Antar Kota Dalam Propinsi (AKDP), Angkutan Kota (ANGKOT)
yang masuk dan keluar terminal.
Penelitian ini dilakukan di Terminal Cicaheum kota Bandung dengan
metode pengamatan langsung di lapangan dengan menganalisis kinerja terminal.
Data yang diambil terbagi atas 2 golongan yaitu data primer berupa time headway
(selang waktu antar kendaraan), Waktu tunggu rerata kendaraan (Wtr), luas area
parkir kendaraan, dan fasilitas-fasilitas yang dimiliki Terminal Cicaheum.
Dari hasil penelitian diperoleh nilai time headway dan waktu tunggu rerata
untuk Bus AKAP adalah 6,29 menit dan 7,09 menit, Bus AKDP time headway 4,24
menit dan Wtr 9,45 menit, ANGKOT time headway 2,4 menit dan Wtr 13,02 menit,
Dari nilai headway rerata didapat luas parkir kendaraan AKAP 52,5 m2, AKDP 60
m2, ANGKOT 75 m2, mobil pribadi 15 m2.Sedangkan untuk analisis menggunakan
waktu tunggu rerata terbesar didapat luas ruang parkir sebesar AKAP 105 m2,
AKDP 150 m2, ANGKOT 120 m2, mobil pribadi 30 m2. Terminal Cicaheum dengan
luas 11.000 m2, mempunyai luas tempat parkir bus (landasan) sebesar 4500 m2
berdasarkan hasil analisis headway dan waktu tunggu rerata terbesar didapatkan
bahwa luas parkir saat ini masih mampu menampung kendaraan. Berdasarkan hasil
penelitian yang didapat maka terdapat beberapa saran yang diberikan antara lain:
perlua adanya perbaikan untuk petunjuk arah jurusan pada setiap jalur bus sehingga
penumpang dapat dengan mudah mengetahui bus mana yang akan digunakan, perlu
penambahan ruang tunggu penumpang, pengantar, dan/atau penjemput dikarenakan
fasilitas ruang tunggu yang sekarang tidak mampu menampung penumpang,
pengantar, dan penjemput, terlebih penumpang diakhir pecan maupun hari raya
besar, perlu penyediaan fasilitas informasi seperti jadwal kedatangan dan
keberangkatan angkutan bus berupa papan informasi, ruang informasi dan pengaduan
mengenai petunjuk jurusan, tarif, dan jadwal perjalanan, dan penambahan fasilitas
untuk kaum difabel sesuai yang dibutuhkan.

Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: Time Headway, Waktu Tunggu Rerata (Wtr), AKAP, AKDP, ANGKOT, mobil pribadi, fasilitas
Subjects: Sipil > Transportasi
Sipil > Transportasi
Divisions: Fakultas Teknik > Program Studi Teknik Sipil
Date Deposited: 21 Aug 2018 08:58
Last Modified: 21 Aug 2018 08:58
URI: https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/15520

Actions (login required)

View Item
View Item