Saa, Michael Minathus Paulus (2011) PERANCANGAN STRUKTUR GEDUNG PERKANTORAN DAN PERDAGANGAN. S1 thesis, UAJY.

Text (Halaman Judul)
0TS12651.pdf

File Pdf (897kB)
Text (Bab I)
1TS12651.pdf

File Pdf (81kB)
Text (Bab II)
2TS12651.pdf

File Pdf (88kB)
Text (Bab III)
3TS12651.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (252kB)
Text (Bab IV)
4TS12651.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (185kB)
Text (Bab V)
5TS12651.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (457kB)
Text (Bab VI)
6TS12651.pdf

File Pdf (9MB)

Abstract

Perencanaan struktur bangunan terutama bangunan gedung bertingkat tinggi memerlukan
suatu analisis struktur yang mengarah pada perencanaan bangunan tahan gempa. Dalam tugas
akhir ini, penulis mempelajari bagaimana merancang elemen-elemen struktur pada bangunan
gedung Perkantoran dan Perdagangan di Kota Surabaya agar gedung tersebut mampu
mendukung beban-beban yang bekerja.
Gedung Perkantoran dan Perdagangan di Kota Surabaya merupakan gedung 14 lantai
serta satu basement dan terletak di wilayah gempa 2. Gedung ini direncanakan dengan daktilitas
penuh dan menggunakan Sistem Ganda. Pada penulisan tugas akhir ini penulis merancang, pelat
lantai, pelat atap, balok, tangga, serta kolom sebagai elemen struktur atas serta fondasi bored pile
sebagai elemen struktur bawah. Mutu beton yang digunakan f’c = 30 MPa, mutu baja 240 MPa
untuk tulangan ang berdiameter kurang atau sama dengan 12 mm dan mutu baja 400 MPa untuk
tulangan yang berdiameter lebih dari 25 mm. Beban-beban yang dianalisis meliputi beban mati,
beban hidup, dan beban gempa. Perancangan dilakukan dengan konsep desain kapasitas yang
mengacu pada SNI 03-2847- 2002, yaitu kolom kuat balok lemah. Struktur direncanakan sebagai
suatu struktur rangka terbuka (open frame) dengan menggunakan SAP2000 untuk tangga dan
ETABS dengan tinjauan 3 dimensi.
Hasil perencanaan struktur yang diperoleh pada tugas-akhir ini berupa dimensi tangga,
dimensi struktur pelat, balok, kolom, dinding geser, pondasi bored pile dan penulangannya yaitu
jumlah tulangan, dimensi tulangan, dan spasi tulangan. Pelat lantai dan atap dengan tebal 130
mm dengan tulangan utama P10. Dimensi balok struktur terbesar yang digunakan untuk lantai 1
s/d lantai 14 adalah 400/600 pada daerah tumpuan menggunakan tulangan atas 9D25 dan
tulangan bawah 5D25, sedangkan pada daerah lapangan menggunakan tulangan atas 5D25 dan
tulangan bawah 3D25. Tulangan sengkang digunakan 4P12-75 di sepanjang sendi plastis dan
3P12-100 di luar sendi plastis. Dimensi kolom untuk lantai 1 s/d lantai 14 yang terbesar adalah
800/800 mm dengan menggunakan tulangan pokok 22D25, dan tulangan sengkang 5P13-100 di
sepanjang sendi plastis dan 4P13-150 di luar sendi plastis. Untuk perencanaan dinding geser
digunakan dinding dengan tebal 40 cm, dengan tulangan horisontal dan vertikal 2 lapis D 16 –
200 dan digunakan pengekangan pada elemen batas D16-90. Pada fondasi bored pile digunakan
tiang berukuran diameter 40 cm dengan tulangan pokok 12D25, sedangkan pile cap berukuran
3,6 m x 3,6 m dan tebal 1 m dengan tulangan arah memanjang dan melebar D25-150.

Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: desain kapasitas, balok, kolom,pelat, tangga,dinding geser, pondasi bored pile
Subjects: Sipil > Struktur
Sipil > Struktur
Divisions: Fakultas Teknik > Program Studi Teknik Sipil
Date Deposited: 20 May 2013 09:26
Last Modified: 20 May 2013 09:26
URI: https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/1529

Actions (login required)

View Item
View Item