Sinaga, Suparyoto (2011) PERANCANGAN STRUKTUR GEDUNG RUSUNAWA ASRAMA MAHASISWA UNIVERSITAS ISLAM INDONESIA YOGYAKARTA. S1 thesis, UAJY.
0TS12568.pdf
File Pdf (403kB)
1TS12568.pdf
File Pdf (54kB)
2TS12568.pdf
File Pdf (65kB)
3TS12568.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (226kB)
4TS12568.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (141kB)
5TS12568.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (448kB)
6TS12568.pdf
File Pdf (12MB)
Abstract
Perencanaan struktur bangunan terutama bangunan gedung bertingkat tinggi memerlukan
suatu analisis struktur yang mengarah pada perencanaan bangunan tahan gempa. Dalam tugas
akhir ini, penulis mempelajari bagaimana merancang elemen-elemen struktur pada bangunan
Gedung Rusunawa Asrama Mahasiswa Universitas Islam Indonesia Yogyakarta agar gedung
tersebut mampu mendukung beban-beban yang bekerja.
Gedung Rusunawa Asrama Mahasiswa Universitas Islam Indonesia Yogyakarta
merupakan gedung 5 lantai dan terletak di wilayah gempa 3. Gedung ini direncanakan dengan
daktilitas penuh dan menggunakan Sistem Rangka Pemikul Momen Menengah (SRPMM). Pada
penulisan tugas akhir ini penulis merancang rangka atap baja, pelat atap, tangga, pelat lantai,
balok, serta kolom sebagai elemen struktur atas dan pondasi bored piled sebagai elemen struktur
bawah. Mutu beton yang digunakan f’c = 25 MPa, mutu baja 240 MPa untuk tulangan yang
berdiameter kurang atau sama dengan 12 mm dan mutu baja 400 MPa untuk tulangan yang
berdiameter lebih dari 12 mm.
Hasil perencanaan struktur yang diperoleh pada tugas-akhir ini berupa dimensi profil baja
untuk kuda-kuda, dimensi tangga, dimensi struktur pelat, balok, kolom, pondasi bored piled dan
penulangannya yaitu jumlah tulangan, dimensi tulangan, dan spasi tulangan. Rangka atap baja
menggunakan profil double siku dengan ukuran 60x60x6 (2L60x60x6) yang disambung dengan
las tipe sudut, mutu las E 70xx yang panjangnya 50 mm dan tebal 4 mm, sedangkan Gor ing
yang dipakai adalah profil C 100x50x20x3,2, kuda-kuda dipasang setiap 3,9 m yang bertumpu
pada kolom dan balok ring . Pelat lantai dengan tebal 120 mm dengan tulangan utama P10.
Dimensi balok struktur terbesar yang digunakan untuk lantai 1 s/d lantai 5 adalah 400/600,
dimana pada Story 2 balok dengan dimensi 300/500 pada daerah tumpuan menggunakan
tulangan atas 3D22 dan tulangan bawah 2D22, sedangkan pada daerah lapangan menggunakan
tulangan 2D22. Tulangan sengkang digunakan 2P10-100 pada daerah sendi plastis dan 2P10-200
pada daerah di luar sendi plastis. Dimensi kolom untuk 1 s/d lantai 5 yang terbesar adalah
500/500 mm. Pada Story 2 menggunakan tulangan pokok8D25, dan tulangan sengkang 2P10-200
di sepanjang sendi plastis dan 2P10-200 di luar sendi plastis. Untuk fondasi bored pile digunakan
tiang berukuran diameter 80 cm dengan tulangan pokok 12D25, sedangkan pile cap berukuran
4,2 m x 4,2m dan tebal 0,7 m dengan tulangan arah memanjang dan melebar D19-200
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | balok, kolom,pelat, tangga, rangka atap baja , pondasi tiang pancang |
| Subjects: | Sipil > Struktur Sipil > Struktur |
| Divisions: | Fakultas Teknik > Program Studi Teknik Sipil |
| Date Deposited: | 20 May 2013 08:54 |
| Last Modified: | 20 May 2013 08:54 |
| URI: | https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/1523 |
