Alves, Daniel Arcanjo (2011) PERANCANGAN STRUKTUR GEDUNG HOTEL RISS YOGYAKARTA. S1 thesis, UAJY.

Text (Halaman Judul)
0TS12445.pdf

File Pdf (609kB)
Text (Bab I)
1TS12445.pdf

File Pdf (57kB)
Text (Bab II)
2TS12445.pdf

File Pdf (79kB)
Text (Bab III)
3TS12445.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (228kB)
Text (Bab IV)
4TS12445.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (159kB)
Text (Bab V)
5TS12445.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (448kB)
Text (Bab VI)
6TS12445.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (162kB)
Text (Bab VII)
7TS12445.pdf

File Pdf (50kB)

Abstract

Perencanaan struktur bangunan terutama bangunan gedung bertingkat tinggi memerlukan
suatu analisis struktur yang mengarah pada perencanaan bangunan tahan gempa. Dalam tugas
akhir ini, penulis mempelajari bagaimana merancang elemen-elemen struktur pada bangunan
Hotel Riss Yogyakarta agar gedung tersebut mampu mendukung beban-beban yang bekerja.
GedungHotel Riss Yogyakarta merupakan gedung 5 lantai dan 1 basement dan terletak di
wilayah gempa 3. Gedung ini direncanakan dengan daktilitas penuh dan menggunakan Sistem
Rangka Pemikul Momen Menengah. Pada penulisan tugas akhir ini penulis merancang pelat
atap, pelat lantai, balok, tangga, serta kolom sebagai elemen struktur atas dan dinding penahan
tanah serta pondasi bored pile sebagai elemen struktur bawah. Mutu beton yang digunakan f’c =
30 MPa, mutu baja 240 MPa untuk tulangan yang berdiameter kurang atau sama dengan 12 mm
dan mutu baja 400 MPa untuk tulangan yang berdiameter lebih dari 12 mm. Beban-beban yang
dianalisis meliputi beban mati, beban hidup, dan beban gempa. Perancangan dilakukan dengan
konsep desain kapasitas yang
mengacu pada SNI 03 2847-2002, yaitu kolom kuat balok lemah. Struktur direncanakan dengan
menggunakan ETABS dengan tinjauan 3 dimensi.
Hasil perencanaan struktur yang diperoleh pada tugas-akhir ini berupa dimensi tangga,
dimensi struktur pelat, balok, kolom, dinding penahan tanah, pondasi bored pile dan
penulangannya yaitu jumlah tulangan, dimensi tulangan, dan spasi tulangan. Pelat lantai dan atap
dengan tebal 120 mm dengan tulangan utama P10. Dimensi balok struktur terbesar yang
digunakan untuk lantai 1 s/d lantai atap adalah 400/600 pada daerah tumpuan menggunakan
tulangan atas 8D25 dan tulangan bawah 4D25, sedangkan pada daerah lapangan menggunakan
tulangan atas 2D25 dan tulangan bawah 5D25. Tulangan sengkang digunakan 4P10-100 pada
daerah sendi plastis dan 3P10-100 pada daerah di luar sendi plastis. Dimensi kolom untuk 1 s/d
lantai 5 yang terbesar adalah 700/700 mm dengan menggunakan tulangan pokok 24D25, dan
tulangan sengkang 4P10-80 di sepanjang sendi plastis dan 4P10-160 di luar sendi plastis. Untuk
perencanaan dinding penahan tanah pada bagian dinding menggunakan tulangan utama D13- 200
dan pelat dasar menggunakan tulangan utama D13-150. Pada pondasi bored pile digunakan tiang
berukuran diameter 50 cm dengan tulangan pokok 8D19, sedangkan pile cap berukuran 2,7 m x
2,7 m dan tebal 0,8 m dengan tulangan arah memanjang dan melebar D19-100, sedangkan
tulangan atas pile cap D13-100.

Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: balok, kolom, pelat, tangga, dinding penahan tanah, pondasi bored pile
Subjects: Sipil > Struktur
Sipil > Struktur
Divisions: Fakultas Teknik > Program Studi Teknik Sipil
Date Deposited: 20 May 2013 08:17
Last Modified: 20 May 2013 08:17
URI: https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/1517

Actions (login required)

View Item
View Item