Lasut, Gabby Helen Maharani (2018) BALAI KONSERVASI DAN INFORMASI PENYU DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR MELAYU DI KEPULAUAN TAMBELAN, BINTAN. S1 thesis, UAJY.
TA114914.pdf
Restricted to Repository staff only
File Pdf (15MB)
Abstract
Penyu merupakan seekor reptil yang hidup di laut dan menurut IUCN
(International Union for Conservation and Nature) termasuk ke dalam dalam daftar
merah (red list) karena keberadaan populasinya yang terancam punah. Beberapa
faktor penyebab terancamnya populasi penyu ialah kerusakan habitat akibat bencana
alam, ancaman predator dan kegiatan-kegiatan manusia antara lain memperdagangkan
telur dan daging secara ilegal dan mengkonsumsi penyu. Di Indonesia khususnya
Kepulauan Tambelan, Bintan, memiliki populasi penyu sebanyak 489.156 – 642.018
ekor jenis penyu hijau dan 978.313 – 1.284.035 ekor jenis penyu sisik per tahun.
Berdasarkan populasi penyu yang terdapat di Kepulauan Tambelan, maka diperlukan
sebuah balai konservasi untuk mencegah serta melindung penyu dari faktor yang
dapat menyebabkan kepunahannya. Selain berfungsi sebagai tempat penangkaran
penyu, balai konservasi juga dapat mejadi tempat wisata edukasi yang dapat
memberikan informasi mengenai penyu bagi pelajar, peneliti dan umum.
Penulisan ini menggunakan beberapa metode, yaitu wawancara ke beberapa
narasumber yang terkait dengan tema penulisan, dokumentasi dan studi literatur yang
diperoleh dari buku dan jurnal yang terdapat di internet. Metode yang diperoleh
kemudian akan dianalisa sehingga dapat menghasilkan sebuah gambar rancangan
yang dan menjawab issue mengenai populasi penyu yang sudah berstatus red list.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Perancangan, Konservasi, Edukasi. |
| Subjects: | Arsitektur > Bangunan Arsitektural Penelitian Dosen > Arsitektur > Bangunan Arsitektural |
| Divisions: | Fakultas Teknik > Program Studi Arsitektur |
| Date Deposited: | 04 Jun 2018 08:49 |
| Last Modified: | 04 Jun 2018 08:49 |
| URI: | https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/14910 |
