RUSLI, ELLISA (2018) PUSAT TAMAN REKREASI BAGI KALANGAN MUDA DI KABUPATEN SLEMAN, YOGYAKARTA. S1 thesis, UAJY.
TA14741.pdf
Restricted to Repository staff only
File Pdf (69MB)
Abstract
Provinsi DIY sebagai salah satu dari 88 wilayah KSPN di Indonesia (PP No. 50/2011)
memiliki potensi pengembangan dan investasi industri pariwisata terutama pada fasilitas
dan tujuan wisata untuk kegiatan hiburan dan rekreasi. Rekreasi (dari Bahasa Latin
recreation yang berarti refresh) umumnya dilakukan oleh semua lapisan masyarakat
termasuk kalangan muda. Aktivitas rekreasi memiliki nilai potensial untuk menjadi hal
yang menyenangkan, bermanfaaat, dan kreatif untuk membantu pengembangan
kepribadian yang positif bagi individu terutama kalangan muda yang sangat menyukai
aktivitas rekreasi di waktu luang.
Kalangan muda merupakan masa transisi dari anak-anak menuju dewasa (adulthood), masa
tersebut disebut adolescent. Adolescence merupakan suatu tahapan perkembangan
kepribadian seorang individu menuju mental yang sehat dan dewasa yang dipengaruhi oleh
tiga proses perkembangan yaitu perkembangan fisik/psikomotorik, kognitif dan sosio
emosional.
Provinsi D.I Yogyakarta memiliki jumlah penduduk kalangan muda dengan kisaran usia
10-24 tahun pada tahun 2015 adalah 694.000 jiwa dan diproyeksikan akan terjadi
peningkatan hingga tahun 2023 menjadi 825.400 jiwa. Peningkatan 16,5 % dalam kurun
waktu 8 tahun harus diimbangi dengan penambahan fasilitas rekreasi untuk memenuhi
kebutuhan masa yang akan datang. Tren hiburan kalangan muda masa kini cenderung
mengarah pada hiburan perkotaan seperti mall dan café. Hal tersebut bukanlah sesuatu yang
buruk dan harus dihindari, namun hal yang perlu di antisipasi adalah apabila hiburanhiburan
tersebut berpotensi mengarahkan kalangan muda pada kebiasaan-kebiasaan yang
berdampak negatif bagi kesehatan mental dan fisik.
Pusat Taman Rekreasi sebagai alternatif yang mewadahi kegiatan rekreasi yang berbeda
dengan hiburan perkotaan untuk mengisi waktu luang yaitu melalui kegiatan-kegiatan fun
dan enjoyable dalam kaitannya untuk meningkatkan kepribadian positif dari individu. Oleh
karena itu, kegiatan yang diwadahi melibatkan tiga proses perkembangan fisik, kognitif,
dan sosio-emosional. Suasana rekreatif dapat dipahami sebagai suasana yang berbeda dari
tempat aktivitas kalangan muda sehari-hari. Secara arsitektural, kesan relaks akan terwujud
ketika seting yang digunakan bersifat alami sehingga Pusat Taman Rekreasi juga
memberikan atmosfir lingkungan alami yang dapat menumbuhkan peluang partisipatif
penggunanya.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | atmosfir lingkungan alami |
| Subjects: | Arsitektur > Lingkungan Kawasan Penelitian Dosen > Arsitektur > Lingkungan Kawasan |
| Divisions: | Fakultas Teknik > Program Studi Arsitektur |
| Date Deposited: | 24 May 2018 08:25 |
| Last Modified: | 24 May 2018 08:25 |
| URI: | https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/14873 |
