PRASETYA, ABI BUDI (2016) KAJIAN HUBUNGAN ANTARA KOMPLEKSITAS DAN KOMUNIKASI PADA PROYEK KONSTRUKSI. S1 thesis, UAJY.
TS13516.pdf
Restricted to Repository staff only
File Pdf (4MB)
Abstract
Salah satu dari sifat suatu proyek konstruksi yaitu unik, antara satu proyek
dengan proyek yang lain selalu memiliki perbedaan dalam setiap pengerjaannya.
Karena sifat yang unik tersebut, maka kompleksitas suatu proyek pun akan
berbeda pula satu dengan yang lainnya. Oleh sebab itu dalam suatu proyek
konstruksi perlu dianalisis kompleksitas yang terdapat di dalamnya, kemudian
dicari hubungan kompleksitas proyek tersebut dengan komunikasi, sehingga dapat
dirancang metode komunikasi yang tepat.
Penelitian ini dilaksanakan dengan penyebaran kuesioner kepada responden
yang bekerja di bidang penyedia jasa konstruksi dan telah memiliki pengalaman
dan turut serta dalam proses pembangunan suatu proyek konstruksi. Analisis data
dilakukan dengan menghitung nilai mean dan standar deviasi untuk mengetahui
faktor-faktor yang paling berpengaruh di dalam tiap kategori kompleksitas dan
manajemen komunikasi, uji korelasi dengan Pearson’s Product Momen untuk
mengetahui korelasi yang terjadi antara kompleksitas proyek dan manajemen
komunikasi, dan analisis regresi linier berganda untuk mengetahui pengaruh
kompleksitas berdasarkan tiga kategori terhadap manajemen komunikasi.
Hasil analisis data untuk masing-masing kategori kompleksitas
menunjukkan bahwa kompleksitas berdasarkan produk menjadi peringkat pertama
yang mempengaruhi kompleksitas suatu proyek, sementara kategori kompleksitas
berdasarkan organisasi menjadi peringkat kedua, dan kategori kompleksitas
proyek berdasarkan pelaksanaan menjadi peringkat ketiga. Metode komunikasi
yang paling banyak dipilih oleh responden adalah metode informatif, pesan
disampaikan sejelas-jelasnya oleh pengirim pesan kepada penerima pesan,
sehingga maksud dan tujuan pesan dapat dipahami dengan baik. Berdasarkan
analisis korelasi dengan menggunakan metode Pearson’s Product Moment (PPM)
menunjukkan nilai r (PPM) yang rendah, artinya korelasi yang terjadi antara
variabel terikat (komunikasi) dengan variabel bebas (kompleksitas) tergolong
rendah. Hasil uji analisis regresi linier berganda memberikan nilai koefisien
determasi yang kecil, artinya model kurang mampu menggambarkan pengaruh
kompleksitas terhadap komunikasi di dalam suatu proyek konstruksi, atau bisa
juga berarti bahwa pengaruh yang diberikan kompleksitas berdasarkan tiga
kategori terhadap komunikasi adalah kecil dan tidak signifikan
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kompleksitas, produk, organisasi, pelaksanaan, manajemen komunikasi |
| Subjects: | Sipil > Manajemen Konstruksi Sipil > Manajemen Konstruksi |
| Divisions: | Fakultas Teknik > Program Studi Teknik Sipil |
| Date Deposited: | 19 Mar 2018 12:28 |
| Last Modified: | 19 Mar 2018 12:28 |
| URI: | https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/14301 |
