Libriesta, Nicolaus (2018) Pengendalian Penyakit Layu Fusarium (Fusarium sp) pada Tanaman Cabai Rawit (Capsicum frutescens L) Menggunakan Ekstrak Daun Sirih Merah (Piper crocatum L). S1 thesis, UAJY.
BL013230.pdf
File Pdf (677kB)
BL013231.pdf
File Pdf (198kB)
BL013232.pdf
File Pdf (340kB)
BL013233.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (416kB)
BL013234.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (892kB)
BL013235.pdf
File Pdf (1MB)
Abstract
Tanaman cabai merupakan tanaman hortikultura yang rentan terhadap serangan penyakit. Penyakit tanaman yang sering ditemui adalah penyakit layu fusarium. Penelitian ini di lakukan untuk menemukan antifungi dengan memanfaatkan bahan yang alami. Bahan alami yang digunakan dalam penelitian ini adalah ekstrak daun sirih merah. Kemampuan ekstrak daun sirih merah dalam mencegah pertumbuhan jamur fusarium di uji dengan uji daya hambat. Hasil yang diperoleh dari uji daya hambat bahwa ekstrak daun sirih merah mampu menghambat pertumbuhan jamur fusarium yang ditunjukkan dengan adanya zona bening. Kemudian jamur fusarium diinfeksikan langsung pada media tanam. Kemudian ekstrak daun sirih diberikan dengan konsentrasi yaitu 70g/200ml, 80g/200l, 90g/200ml, dan 100g/200ml. Pengaruh ekstrak daun sirih merah diamati dengan mengukur tinggi tanaman, panjang daun, lebar daun, dan jumlah daun pada tanaman cabai. Hasil yang diperoleh dari pengamatan pertumbuhan tanaman cabai bahwa konsentrasi 100g/200ml merupakan konsentrasi paling baik. Konsentrasi ekstrak daun sirih merah 100g/200ml menghasilkan rata-rata tinggi tanaman cabai sebesar 8,86cm dan panjang daun sebesar 3,5cm.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Subjects: | Teknobiologi > Tekno Lingkungan |
| Divisions: | Fakultas Teknobiologi > Biologi |
| Date Deposited: | 12 Mar 2018 13:15 |
| Last Modified: | 12 Mar 2018 13:15 |
| URI: | https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/14214 |
