Lianasari, Angelina Eva and Tansia, Nike PENINGKATAN KINERJA BETON HIGH VOLUME FLY ASH DENGAN VARIASI UKURAN BUTIR MAKSIMUM AGREGAT KASAR (2017). [Research]

Text (Penelitian Teknik Sipil)
TS60005.pdf
Restricted to Repository staff only

File Pdf (5MB)

Abstract

Pemanasan global (Global warming) adalah permasalahan pokok yang
merupakan dampak negatif dari perkembangan ilmu dan teknologi dewasa
ini. Salah satu aspek yang menjadi kontributor utamanya adalah aspek
dalam bidang dunia konstruksi, khususnya dalam proses produksi Semen
Portland (SP). Pelepasan karbon dioksida (CO2), yang merupakan
kontributor utama pada emisi gas rumah kaca di atmosfer, dihasilkan dalam
proses produksi SP. Pembangunan High Rise Building memerlukan
material yang berkualitas tinggi. Jika mateial yang digunakan adalah beton,
maka diperlukan beton yang memiliki kinerja tinggi dan secara tidak
langsung akan memerlukan jumlah semen yang banyak. Teknologi beton
High Volume Fly Ash (HVFA) merupakan salah satu solusi yang dapat
ditawarkan untuk mengatasi permasalahan tersebut. Beton HVFA
merupakan jenis beton yang dibuat dengan menggunakan fly ash yang
cukup tinggi yaitu lebih atau sama dengan 50% berat semen. Penggunaan
fly ash dalam penelitian ini dimaksudkan sebagai bahan pengganti semen.
Kecenderungan beton HVFA menurun sifat mekaniknya maka perlu dicari
solusi masalah tersebut diantaranya dengan mengganti ukuran butir
maksium agregat menjadi lebih kecil. Ukuran butir agregat yang
divariasikan dalam penelitian ini adalah 25 mm; 19 mm; 9,5 mm; dan 4,75
mm. Perencanaan mix design adukan beton menggunakan SNI mutu tinggi
dengan rencana kuat tekan 50 MPa. Fly ash tipe F yang disubstitusikan
sebanyak 50% terhadap semen. Penggunaan superplasticizer sebesar 0,4%
dari berat semen. Pengujian yang dilakukan adalah kuat tekan, modulus
elastisitas, dan penyerapan air. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa
ukuran butir maksimum mempengaruhi kinerja beton HVFA ini. Kuat
tekan rerata beton HVFA umur 28 hari ukuran butir maksimum semakin
menurun semakin meningkatkan kinerja beton. Pada umur 28 hari kuat
tekan yang dihasilkan mampu mencapai 46,7 % lebih tinggi (ukuran butir
maksimum 4,75mm dibandingkan 25mm). Dan usia 56 hari kuat tekan
tertinggi 72,81 MPa (ukuran butir maksimum 4,75mm). Nilai rerata
modulus elastisitas tertinggi adalah 38518,5658 MPa (ukuran butir agregat
4,75 mm), serta nilai penyerapan air terendah adalah 4,0223% (ukuran butir
agregat 4,75 mm). Dengan demikian dapat dikatakan bahwa semakin kecil
ukuran butir agregat yang digunakan maka menyebabkan meningkatnya
kuat tekan beton sehingga kinerja beton menjadi lebih baik.

Item Type: Research
Uncontrolled Keywords: agregat, HVFA, fly ash, semen, kuat tekan, modulus elastisitas, penyerapan beton.
Subjects: Sipil > Struktur
Sipil > Struktur
Divisions: Fakultas Teknik > Program Studi Teknik Sipil
Date Deposited: 28 Sep 2017 11:12
Last Modified: 05 Mar 2025 03:26
URI: https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/12451

Actions (login required)

View Item
View Item